MEDAN — Rangkaian Perayaan Bulan Bakti Peternakan dan World Rabies Day 2026 tingkat Provinsi Sumatera Utara berpusat di Lapangan Astaka, Pancing. Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap hadir mendampingi Wakil Gubernur Sumut H. Surya, B.Sc. yang bertindak melepas peserta jalan santai bersama.
Kehadiran Zakiyuddin disebut sebagai bagian dari komitmen Pemko Medan memperkuat sinergi dengan Pemprov Sumut dalam meningkatkan kesehatan hewan. Dukungan itu sekaligus mengarah pada terwujudnya Sumatera Utara bebas rabies.
Setelah melepas peserta jalan santai, Zakiyuddin menerima piagam penghargaan yang diserahkan langsung oleh Wagub Surya. Penghargaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang turut dihadiri para kepala daerah se-Sumatera Utara.
Zakiyuddin menyatakan Pemko Medan siap mendukung penuh komitmen Pemprov Sumut menuju Provinsi Sumatera Utara bebas rabies pada 2030. Menurutnya, penanganan rabies membutuhkan sinergi lintas daerah karena berkaitan langsung dengan kesehatan hewan dan keselamatan masyarakat.
"Pemerintah Kota Medan siap mendukung penuh komitmen Pemprov Sumut menuju Provinsi Bebas Rabies pada tahun 2030, demi kesehatan dan keselamatan seluruh masyarakat," ujar Zakiyuddin.
Perayaan Bulan Bakti Peternakan dan World Rabies Day 2026 juga diisi dengan berbagai kegiatan pelayanan kesehatan hewan. Di antaranya vaksinasi rabies massal, pengobatan hewan gratis, serta kastrasi gratis bagi kucing jantan.
Kegiatan turut menghadirkan kontes hewan kesayangan dan kontes hewan ternak. Keduanya menjadi bagian dari edukasi sekaligus apresiasi terhadap masyarakat dan pelaku peternakan.
Puncak kegiatan ditandai dengan jalan santai bersama serta penyerahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk vaksinasi rabies massal. Penyerahan rekor itu menegaskan skala pelayanan kesehatan hewan yang digelar dalam perayaan tahun ini.
Melalui kegiatan tersebut, Pemko Medan bersama Pemprov Sumut dan seluruh pemerintah kabupaten/kota se-Sumut menunjukkan komitmen bersama untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan rabies secara berkelanjutan.