Porsche Uji Sel Baterai EV dari Katoda Daur Ulang, Produksi Massal 2028

Penulis: Sutomo  •  Minggu, 20 September 2026 | 10:48:32 WIB

SUMATERA UTARA — Porsche mulai memproduksi sel baterai kendaraan listrik dengan material katoda yang seluruhnya berasal dari litium, nikel, kobalt, dan mangan hasil daur ulang. Langkah ini menandai tonggak teknologi dalam pengembangan baterai sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan baku tambang baru. Sel tersebut kini masuk tahap pengujian operasional melalui lini percontohan bersama Cylib, perusahaan daur ulang asal Jerman.

Paragraf pembuka: Produsen mobil sport asal Jerman itu menggandeng Cylib, perusahaan daur ulang asal Jerman, untuk menjalankan lini percontohan produksi sel baterai berbahan katoda daur ulang. Proyek ini dimulai pada 2025 dan telah melewati tahap eksperimen laboratorium. Sejak Mei 2026, baterai tegangan tinggi yang telah mencapai akhir masa pakai dan dikumpulkan dari Porsche Center di seluruh Jerman mulai diproses menggunakan metode daur ulang berbasis air milik Cylib.

Mengapa Material Daur Ulang Semakin Krusial

Kebutuhan bahan baku sel baterai baru terus meningkat seiring pertumbuhan kendaraan listrik global. Litium, nikel, kobalt, dan mangan menjadi komoditas yang diperebutkan banyak negara. Material hasil daur ulang dinilai semakin penting untuk mendukung kebutuhan tersebut tanpa harus sepenuhnya bergantung pada penambangan baru.

Porsche menyebut langkah ini sebagai tonggak teknologi dalam pengembangan baterai. Setiap material yang berhasil dipulihkan dicatat melalui sistem khusus yang disebut dedicated material account. Sistem itu digunakan untuk melacak litium, nikel, kobalt, dan mangan hasil daur ulang secara terpisah.

Tantangan Tingkat Kemurnian Material

Co-CEO Cylib Dr. Lilian Schwich mengatakan kerja sama tersebut mencakup seluruh proses, mulai dari baterai yang telah habis masa pakai hingga menjadi bahan baku yang bisa digunakan kembali. Tantangan utamanya bukan hanya mengambil kembali logam dari baterai bekas.

Material tersebut juga harus diproses hingga memiliki tingkat kemurnian yang cukup untuk kembali digunakan dalam produksi katoda. Proses daur ulang berbasis air milik Cylib diklaim mampu memenuhi standar kemurnian yang dibutuhkan untuk produksi sel baterai baru.

Target Produksi Sel Baterai Baru 2028

Porsche menargetkan bahan baku hasil daur ulang itu mulai mendukung produksi sel baterai baru pada 2028. Anggota Dewan Eksekutif Porsche bidang pengadaan Joachim Scharnagl menyatakan pencapaian ini menjadi fondasi penting bagi strategi elektrifikasi perusahaan.

“Dengan sel baterai yang seluruhnya dibuat dari bahan baku daur ulang seperti litium dan kobalt, kami telah mencapai tonggak teknologi penting,” kata Scharnagl.

Langkah Porsche ini menjadi sinyal bahwa industri otomotif Eropa mulai serius membangun rantai pasok baterai yang lebih sirkular. Jika berhasil, model ini berpotensi mengurangi ketergantungan pada impor bahan baku tambang sekaligus menekan jejak karbon produksi kendaraan listrik.

Reporter: Sutomo
Sumber: voi.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top