Review Infinix XPAD 30 Pro: Tipis, Kencang, dan Punya AI

Penulis: Sutomo  •  Sabtu, 12 September 2026 | 18:19:02 WIB
Infinix XPAD 30 Pro hadir dengan bodi setipis 6,6 mm dan bobot 476 gram.

SUMATERA UTARA — Infinix XPAD 30 Pro hadir dengan formula yang jarang ditemui di segmen harganya. Bukan cuma layar besar, perangkat ini menggabungkan konektivitas 4G LTE, fitur AI, hingga dukungan keyboard dan stylus. Semua dikemas dalam bodi setipis 6,6mm.

Pertanyaannya, apakah tablet ini benar-benar bisa jadi perangkat serbaguna untuk belajar, kerja, dan hiburan? Berikut ulasan lengkapnya berdasarkan spesifikasi resmi dan fitur yang ditawarkan.

Desain 11 Inci yang Tetap Portable

Tablet 11 inci sering punya masalah klasik: bobot dan dimensi yang merepotkan saat dibawa. XPAD 30 Pro menjawabnya dengan ketebalan 6,6mm dan bobot 476 gram.

Angka itu membuat tablet ini cukup fleksibel untuk dipakai di meja kerja, dibawa ke kampus, atau menemani perjalanan. Tidak ada kesan membawa perangkat yang terlalu besar.

Dukungan 4G LTE jadi nilai tambah. Dengan kartu SIM, tablet tetap terkoneksi tanpa harus bergantung pada hotspot smartphone.

Layar 2.5K 90Hz dan Sertifikasi Mata

Panel 11 inci dengan resolusi 2.5K dan refresh rate 90Hz memberikan ruang visual lega. Navigasi antarmuka dan pergerakan konten terasa lebih nyaman dibanding panel standar.

Infinix menyertakan sertifikasi TÜV Rheinland Low Blue Light dan Flicker Free. Fitur ini bukan jaminan mata kebal lelah, tapi relevan untuk perangkat yang dipakai dalam durasi panjang.

Untuk hiburan, pengalaman visual diperkuat dukungan DTS surround sound. Kombinasi layar besar dan audio ini membuat XPAD 30 Pro cukup ideal sebagai perangkat multimedia.

Performa Helio G200 Ultimate

Dapur pacunya MediaTek Helio G200 Ultimate, dibangun dengan fabrikasi 6nm. Ada inti Cortex-A76 hingga 2,2GHz dan GPU Mali-G57 MC2.

Infinix mengklaim chipset ini membawa peningkatan performa hingga 35,6 persen dibanding generasi sebelumnya. Fokusnya keseimbangan performa dan efisiensi daya.

Untuk multitasking, XOS 16 menyediakan Split Screen dan Floating Windows. Tablet jadi terasa lebih dekat ke perangkat produktivitas, bukan sekadar layar besar untuk konsumsi konten.

Catatan Penting di Varian 4GB

Infinix menghadirkan XARENA dengan sejumlah fitur gaming khusus. Ada Bypass Charging untuk menjaga pengalaman bermain tetap stabil, serta Esports Mode agar sesi gaming lebih fokus.

Masalahnya, fitur ini belum bisa dinikmati optimal di varian 4GB + 128GB. Jadi kalau gaming jadi prioritas, varian 8GB jelas lebih masuk akal meski harganya lebih tinggi.

Layar 11 inci sendiri memberi keuntungan saat bermain game. Area visual lebih luas membuat pengalaman terasa lebih imersif dibanding layar smartphone.

Kelebihan

  • Bodi tipis 6,6mm dan ringan 476 gram untuk ukuran 11 inci
  • Layar 2.5K 90Hz dengan sertifikasi TÜV Rheinland
  • Dukungan 4G LTE lewat kartu SIM
  • Fitur AI, keyboard, dan stylus memperluas fungsi

Kekurangan

  • Fitur XARENA belum optimal di varian 4GB + 128GB
  • Selisih harga Rp 1,1 juta antara varian 4GB dan 8GB cukup signifikan
  • Belum ada informasi resmi soal durasi pengisian baterai 8.200mAh

Verdict

Infinix XPAD 30 Pro cocok buat Anda yang butuh tablet 11 inci untuk belajar, kerja ringan, dan hiburan dengan mobilitas tinggi. Dukungan 4G LTE jadi pembeda di kelasnya.

Kurang cocok kalau Anda mengincar tablet untuk gaming serius di varian termurah. Pilih varian 8/128GB kalau XARENA dan multitasking jadi prioritas utama.

Reporter: Sutomo
Sumber: tabloidpulsa.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top