IHSG Terkoreksi 0,58% ke 6.647, Sektor Transportasi Justru Melesat 2,15%

Penulis: Saiful  •  Rabu, 09 September 2026 | 13:01:32 WIB
IHSG ditutup melemah 0,58% ke level 6.647 pada sesi pertama perdagangan hari ini.

SUMATERA UTARA — Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 355 saham ditutup turun, 268 saham menguat, dan 168 saham stagnan pada sesi pertama perdagangan hari ini. Delapan dari sebelas sektor tercatat berada di zona merah, dengan sektor kesehatan menjadi pemberat terbesar setelah terkoreksi 1,45% secara sektoral.

Saham Kesehatan Mulai Ditinggalkan Investor

Koreksi di sektor kesehatan terjadi setelah saham-saham emiten farmasi dan alat kesehatan mencatatkan penguatan signifikan dalam beberapa sesi terakhir. Katalis erupsi Gunung Anak Krakatau yang sempat mendorong aksi spekulasi kini mulai meredup.

PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS) menjadi top loser dengan anjlok 9,71% ke level Rp 93. Disusul PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) yang terkoreksi 3,65% ke level Rp 264 dan PT Kimia Farma Tbk (KAEF) yang melemah 3,28% ke level Rp 472.

Sektor Transportasi Melesat di Tengah Tekanan

Berbanding terbalik dengan sektor kesehatan, saham-saham transportasi justru melesat 2,15% secara sektoral. PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) memimpin penguatan dengan naik 6,63% ke level Rp 386, diikuti PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) yang bertambah 2,10% ke level Rp 730 dan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) yang menguat 1,49% ke level Rp 68.

Selain emiten logistik dan pelayaran, saham-saham berkapitalisasi besar juga ramai diperdagangkan. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi saham dengan nilai transaksi tertinggi mencapai Rp 733,94 miliar, disusul PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) sebesar Rp 527,90 miliar dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) senilai Rp 271,38 miliar.

Top Gainer dan Top Loser Sesi Pertama

Di luar saham transportasi, beberapa emiten mencatatkan penguatan signifikan dan masuk jajaran top gainer. PT Indika Energy Tbk (INDY) naik 6,67% ke level Rp 3.000, PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) menguat 6,63% ke level Rp 386, dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) bertambah 6,58% ke level Rp 4.700.

Sementara itu, total nilai transaksi sepanjang sesi pertama mencapai Rp 8,32 triliun dengan volume 21,61 miliar saham dan frekuensi 1,3 juta kali. Kapitalisasi pasar bursa tercatat sebesar Rp 11.646 triliun.

Bursa Kawasan Masih Bervariasi

Pelemahan IHSG sejalan dengan pergerakan indeks Hang Seng yang turun 0,19% ke level 25.270. Namun, indeks Nikkei Jepang masih mampu naik tipis 0,07% ke level 66.316, sementara Kospi tumbuh 1,61% ke level 7.066 dan Shanghai Composite menguat 0,24% ke level 3.949.

Reporter: Saiful
Sumber: katadata.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top