Bahaya Duduk di Atas Angkutan Umum, Satlantas Polres Simalungun Edukasi Pelajar SMP Negeri 1 Tanah Jawa

Penulis: Fajar  •  Senin, 31 Agustus 2026 | 22:34:45 WIB
Petugas Satlantas Polres Simalungun memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada pelajar SMP Negeri 1 Tanah Jawa, Senin (31/8).

Banyak pelajar di Simalungun masih nekat duduk di atas angkutan umum saat berangkat dan pulang sekolah, tanpa menyadari risiko fatal yang mengintai. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Simalungun pun turun langsung memberikan edukasi keselamatan berkendara melalui kegiatan "Police Goes To School" di SMP Negeri 1 Tanah Jawa, Senin (31/8). Langkah ini diambil menyusul masih rendahnya kesadaran pelajar terhadap tertib berlalu lintas.

SIANTAR — Kebiasaan berbahaya pelajar di Kabupaten Simalungun yang duduk di atas atap angkutan umum menjadi perhatian serius Satlantas Polres Simalungun. Kasat Lantas Polres Simalungun, AKP Frisca Susana, bersama Kanit Kamsel Ipda Sarman CH Sitanggang dan Brigadir Ricky Wijaya mendatangi SMP Negeri 1 Tanah Jawa untuk memberikan penyuluhan langsung kepada para siswa.

Kegiatan yang digelar Senin (31/8) itu tidak hanya menyoroti bahaya duduk di atap kendaraan, tetapi juga kebiasaan bergantungan di pintu angkutan umum serta berkendara tanpa helm dan ugal-ugalan. AKP Frisca menegaskan bahwa kebiasaan tersebut kerap berujung pada kecelakaan yang merenggut nyawa pelajar.

Bahaya yang Mengintai Pelajar di Atas Angkutan Umum

AKP Frisca memaparkan, duduk di atas angkutan umum sangat berbahaya karena penumpang bisa terjatuh akibat rem mendadak, tikungan tajam, atau tersangkut kabel di jalan. Kondisi jalan berlubang juga menjadi faktor lain yang dapat membuat pelajar kehilangan keseimbangan dan terlempar dari kendaraan.

Menurut catatan kepolisian, kesadaran pelajar di wilayah Kabupaten Simalungun terhadap keselamatan berlalu lintas masih rendah. Hal inilah yang mendorong Satlantas untuk intensif melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah, terutama di tingkat SMP dan SMA.

Guru Diminta Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas

Dalam kesempatan itu, AKP Frisca berharap edukasi ini mampu menumbuhkan dan menguatkan kesadaran pelajar untuk mematuhi peraturan lalu lintas. Ia menekankan bahwa keselamatan diri adalah wujud tanggung jawab kepada orang tua.

Pihaknya juga menggandeng para guru untuk menjadi agen pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah masing-masing. Dengan begitu, pesan keselamatan bisa terus diingatkan kepada siswa meski tanpa kehadiran petugas.

Pengemudi Angkutan Umum Juga Akan Ditegur

Ipda Sarman menambahkan, sosialisasi ini merupakan upaya preventif agar pelajar tidak menjadi korban kecelakaan lalu lintas akibat ketidakpahaman terhadap aturan berkendara. Ia menyebutkan bahwa pihaknya tidak hanya menyasar pelajar dan guru, tetapi juga akan memberikan penyuluhan serta teguran kepada para pengemudi angkutan umum.

Para pengemudi yang nekat mengangkut penumpang hingga duduk di atas kendaraan akan menjadi sasaran berikutnya dari Satlantas Polres Simalungun. Langkah ini diambil karena kebiasaan tersebut tidak hanya membahayakan pelajar, tetapi juga menjadi pelanggaran aturan angkutan orang yang berlaku di jalan raya.

Reporter: Fajar
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top