MEDAN — Capaian kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Medan mencapai 100,12 persen berdasarkan evaluasi 12 bulan terakhir, sebuah angka yang mengantarkan Pemerintah Kota Medan meraih UHC Award kategori Madya pada 2026. Di balik angka tersebut, akses kesehatan tidak selalu harus dimulai dari rumah sakit. Banyak layanan preventif dan pemeriksaan dasar tersedia melalui puskesmas dan program pemerintah.
Panduan vaksinasi dan layanan kesehatan gratis di Medan menjadi semakin relevan ketika masyarakat ingin mengetahui tempat pemeriksaan, cara pendaftaran, jenis layanan, hingga dokumen yang perlu disiapkan sebelum datang. Dinas Kesehatan Kota Medan terus mengevaluasi pelaksanaan program kesehatan gratis melalui seluruh UPT Puskesmas se-Kota Medan. Jaringan puskesmas menjadi pintu penting untuk pelayanan kesehatan primer di kota ini.
Layanan gratis tidak selalu berarti semua jenis tindakan medis tersedia tanpa syarat. Secara umum, layanan yang dapat diakses masyarakat melalui fasilitas kesehatan primer berasal dari program pemerintah, JKN, kegiatan kesehatan masyarakat, maupun program imunisasi nasional. Jenis layanan, sasaran, dan persyaratannya berbeda, sehingga memahami kategori layanan sejak awal membantu menghindari kedatangan yang sia-sia.
Beberapa layanan yang patut dicari antara lain:
Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 3 Tahun 2026 mengatur bahwa imunisasi program terdiri atas imunisasi rutin, tambahan, dan imunisasi bagi pelaku perjalanan. Regulasi tersebut menyebut pelayanan imunisasi rutin dan tambahan tidak dipungut biaya, dengan ketentuan khusus apabila pelayanan dilakukan di fasilitas swasta. Jadwal imunisasi nasional mencakup beberapa vaksin penting, antara lain Hepatitis B pada bayi baru lahir, BCG dan polio pada periode awal kehidupan, DPT-HB-Hib, PCV, rotavirus, Campak-Rubela, IPV, imunisasi lanjutan 18 bulan, DT dan Td untuk anak sekolah, serta HPV bagi anak perempuan sesuai sasaran program.
Tidak semua vaksin untuk orang dewasa otomatis tersedia gratis. Status gratis perlu dilihat berdasarkan apakah vaksin tersebut masuk program pemerintah, sasaran tertentu, atau harus diperoleh secara mandiri. Sebelum datang ke puskesmas, sebaiknya ditanyakan mengenai nama vaksin yang dibutuhkan, status program imunisasi pemerintah, kelompok usia sasaran, ketersediaan stok, dokumen yang harus dibawa, serta apakah diperlukan skrining sebelum vaksinasi.
Kementerian Kesehatan menyediakan beberapa jalur pendaftaran CKG. Pertama, melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile dengan memilih menu Fitur, kemudian Pendaftaran, melengkapi identitas, memilih jadwal pemeriksaan, memasukkan nomor WhatsApp aktif, dan memilih puskesmas tujuan. Kedua, melalui WhatsApp resmi Kementerian Kesehatan di nomor 0811 10 500 567.
Ketiga, bagi masyarakat yang mengalami kendala akses digital, pendaftaran dapat dilakukan dengan datang langsung dan membawa identitas seperti KTP atau KK. Petugas dapat membantu proses pendaftaran sesuai mekanisme yang berlaku.
Manfaat CKG menjadi lebih terasa ketika pemeriksaan dipahami sebagai kesempatan untuk menemukan risiko lebih awal, bukan sekadar memperoleh hasil pemeriksaan. Untuk orang dewasa, pemeriksaan dapat mencakup kesehatan mata, telinga, gigi, jiwa, gizi, tekanan darah, diabetes, kebiasaan merokok, TB, kebugaran, serta pemeriksaan hepatitis pada kelompok risiko.
Puskesmas merupakan salah satu pintu masuk utama untuk pemeriksaan, imunisasi, skrining, konsultasi, dan penanganan masalah kesehatan dasar. Sebelum datang, pastikan puskesmas yang dituju melayani jenis pemeriksaan atau vaksin yang diperlukan, periksa jadwal pelayanan, tanyakan ketersediaan vaksin, dan siapkan KTP atau KK. Dinas Kesehatan Kota Medan mencantumkan kantor di Jalan Rotan Kompleks Petisah serta nomor informasi/pengaduan 0822-7619-5556.
Program kesehatan gratis dan JKN sebaiknya tidak dianggap sebagai dua hal yang sama. JKN merupakan skema jaminan pembiayaan kesehatan, sedangkan imunisasi program atau CKG merupakan program dengan sasaran dan mekanisme tersendiri. Untuk peserta JKN, alur rujukan perlu mengikuti ketentuan yang berlaku ketika muncul keluhan kesehatan, kecuali keadaan gawat darurat.