Sebanyak 833 siswa jenjang SD dan SMP di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) menerima bantuan perlengkapan sekolah dan beasiswa dari Pemkab Paluta. Bantuan ini menyasar siswa dari keluarga kurang mampu serta siswa berprestasi dari kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang tersebar di 12 kecamatan.
PADANG LAWAS UTARA — Bupati Padang Lawas Utara Reski Basyah Harahap menyerahkan secara simbolis bantuan tersebut di Aula Kantor Sekretariat Daerah setempat, Rabu (26/8). Dari total penerima, sebanyak 514 siswa mendapatkan paket perlengkapan sekolah, sementara 319 siswa lainnya memperoleh beasiswa melalui rekening masing-masing.
Bantuan perlengkapan sekolah terdiri atas satu stel seragam, sepasang sepatu, dan satu tas. Paket ini diberikan kepada 380 siswa SD dan 134 siswa SMP yang orang tuanya berada dalam kategori kurang mampu.
Untuk kategori beasiswa, Pemkab Paluta mengalokasikan dana bagi 211 siswa SD dan 108 siswa SMP yang berprestasi. Kepala Dinas Pendidikan Paluta Rahmad Hidayat Harahap menjelaskan dana tersebut sedang dalam proses checking dan kliring di bank penyalur.
“Estimasi dana masuk ke rekening siswa dalam satu hingga dua minggu,” kata Rahmad. Program ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Bupati Paluta Nomor 21 Tahun 2026 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Perlengkapan Siswa Miskin beserta keputusan bupati terkait penetapan penerima.
Bupati Reski menegaskan program Pendidikan untuk Semua ini adalah bentuk kehadiran pemerintah agar tidak ada anak Paluta yang putus sekolah. Ia meminta para siswa tidak minder dengan kondisi ekonomi keluarga dan menjadikannya motivasi untuk berprestasi.
“Investasi terbesar daerah bukan hanya pembangunan jalan dan gedung, tetapi pembangunan sumber daya manusia karena merekalah yang menentukan masa depan Padang Lawas Utara,” ujarnya.
Bupati juga berpesan kepada penerima beasiswa agar mempertahankan capaian akademik dan menjadi teladan bagi siswa lain. Para siswa diminta menghormati orang tua dan guru serta belajar sungguh-sungguh.
Penyaluran bantuan ini diharapkan meringankan beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak sekaligus menekan angka putus sekolah di wilayah yang berbatasan dengan Kabupaten Tapanuli Selatan dan Padang Lawas tersebut.