Pajak Vario Evo 160 vs Aerox 2026: Selisih Rp 46 Ribu, Ini Rinciannya

Penulis: Sutomo  •  Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:29:02 WIB
Pajak tahunan Honda Vario Evo 160 di Jakarta tercatat Rp 375 ribu, lebih rendah Rp 46 ribu dibandingkan Yamaha Aerox Alpha yang mencapai Rp 421 ribu.

SUMATERA UTARA — Perbandingan pajak tahunan ini penting banget dihitung sebelum ngeluarin uang puluhan juta buat motor baru. Biaya ini bakal jadi pengeluaran rutin tiap tahun dan bedanya tipis, tapi tetap ngaruh ke total biaya kepemilikan.

Rincian Pajak Honda Vario Evo 160 di Jakarta

Honda Vario Evo 160 punya Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) yang lebih rendah, yaitu Rp 17 juta. Angka ini jadi dasar hitung Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dengan bobot 1,0.

  • Dasar Pengenaan PKB: NJKB x Bobot = Rp 17 juta
  • PKB Pokok: Rp 17 juta x 2% = Rp 340 ribu
  • SWDKLLJ (sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan): Rp 35 ribu
  • Total pajak tahunan: Rp 375 ribu

Rincian Pajak Yamaha Aerox di Jakarta

Yamaha Aerox tercatat punya NJKB Rp 19,3 juta di dalam regulasi yang sama. Nilai ini yang bikin pajak tahunannya sedikit lebih mahal dibanding rivalnya dari Honda.

  • Dasar Pengenaan PKB: NJKB x Bobot = Rp 19,3 juta
  • PKB Pokok: Rp 19.300.000 x 2% = Rp 386 ribu
  • SWDKLLJ: Rp 35 ribu
  • Total pajak tahunan: Rp 421 ribu

Selisihnya cuma Rp 46 ribu per tahun. Tapi perlu diingat, hitungan ini khusus untuk kendaraan pertama yang terdaftar di DKI Jakarta. Tarif PKB dan penerapan opsen bisa bikin angkanya beda di provinsi lain.

Bukan Cuma Pajak: Performa Mesin Juga Beda Karakter

Keputusan beli tentu nggak cuma soal pajak. Soal performa, keduanya punya pendekatan berbeda. Honda Vario Evo 160 mengandalkan mesin 160 cc 4 katup eSP+ berpendingin cairan. Tenaga puncaknya 11,3 kW (15 dk) di 8.500 rpm dan torsi 14,0 Nm di 6.500 rpm.

Yamaha Aerox Alpha memakai mesin 155 cc yang menghasilkan tenaga identik, 11,3 kW (15 dk), tapi di 8.000 rpm. Torsinya sedikit lebih besar, 14,2 Nm di 6.500 rpm.

Bedanya, mesin Aerox Alpha sudah dibekali teknologi Variable Valve Actuation (VVA). Di varian tertentu, ada juga opsi CVT elektrik (YECVT) dengan fitur 'turbo' yang bikin karakter akselerasinya beda dari Vario Evo 160.

Verdict: Pajak Jangan Jadi Patokan Utama

Selisih pajak Rp 46 ribu per tahun itu kecil banget kalau dibandingin sama selisih harga jual dan fitur. Vario Evo 160 menang di efisiensi biaya tahunan, tapi Aerox Alpha menawarkan teknologi VVA dan YECVT yang nggak dimiliki Honda.

Kalau budget bulanan paling penting buat kamu, Vario Evo 160 pilihannya. Tapi kalau mau fitur teknologi dan karakter berkendara yang lebih greget, selisih pajak segitu nggak sebanding sama pengalaman yang ditawarkan Aerox Alpha.

Reporter: Sutomo
Sumber: oto.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top