Wakil Ketua DPRD Medan Hadi Suhendra Soroti Ketimpangan Pembangunan di Medan Utara, Angka Stunting dan Kemiskinan Masih Tinggi

Penulis: Fajar  •  Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:49:31 WIB
Wakil Ketua DPRD Medan Hadi Suhendra menyoroti ketimpangan pembangunan di Medan Utara pada peringatan HUT ke-81 RI, Senin (17/8/2026).

MEDAN — Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Hadi Suhendra, mendorong agar pemerataan pembangunan menjadi prioritas utama di wilayah Medan Utara. Hal ini disampaikannya di sela peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Senin (17/8/2026), dengan menekankan bahwa esensi kemerdekaan belum sepenuhnya dirasakan masyarakat di kawasan tersebut.

Menurut politisi Golkar yang juga merupakan wakil rakyat dari daerah pemilihan Medan Utara ini, indikator kesejahteraan di wilayahnya masih memprihatinkan. Tingginya angka kemiskinan ekstrem, tingkat pengangguran terbuka, kasus gizi buruk (stunting), hingga banyaknya kawasan permukiman kumuh menjadi gambaran nyata ketertinggalan tersebut.

Indikator Kesejahteraan yang Masih Jauh dari Harapan

Hadi Suhendra mengungkapkan bahwa pembangunan di Kota Medan masih timpang. Wilayah Medan Utara, yang meliputi kecamatan seperti Medan Belawan, terus tertinggal dibandingkan wilayah lain di ibu kota provinsi Sumatera Utara tersebut.

"Jangankan kemakmuran, kesejahteraan saja masih menjadi sesuatu yang belum didapatkan oleh sebahagian besar masyarakat di Medan Utara," terangnya kepada awak media, Senin (17/8/2026).

Korelasi Kemiskinan dan Tingginya Angka Kriminalitas

Hadi menyebutkan bahwa tingginya angka kemiskinan di Medan Utara berbanding lurus dengan tingginya angka kriminalitas. Namun, ia menilai penanganan aksi kriminalitas selama ini kerap dilakukan secara sporadis dan tidak menyentuh akar permasalahan.

"Bila seluruh masyarakat di Medan Utara bisa mendapatkan pekerjaan yang layak, memiliki rumah layak huni, hingga merasakan pemerataan pembangunan, maka tentu tingginya angka kemiskinan di Medan Utara dapat terselesaikan dengan sendirinya. Saat angka kemiskinan menurun, maka angka kriminalitas juga pasti akan menurun," jelasnya.

Ajakan untuk Generasi Muda: Perangi Narkoba

Di tengah sorotan terhadap ketimpangan tersebut, Hadi Suhendra turut mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda di Kota Medan, untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air. Ia mengingatkan bahwa perjuangan saat ini berbeda dengan masa penjajahan.

"Khususnya kepada generasi muda, hindari narkoba. Bila dulu para pejuang kemerdekaan siap berperang melawan penjajah, maka para generasi muda saat ini harus siap berperang melawan narkoba. Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia. Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur," pungkasnya.

Reporter: Fajar
Sumber: asarpua.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top