SUMATERA UTARA — Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) mengumumkan pelepasan Henhen Herdiana melalui skema pinjaman setelah melalui diskusi terbuka antara tim pelatih, manajemen, dan pemain. Langkah ini menjadi pengalaman merantau ketiga bagi pemain yang telah membela Pangeran Biru sejak 2016 tersebut.
Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa keputusan ini murni didasari rasa saling menghargai antara klub dan pemain. Pihaknya mengakui hasrat besar Henhen untuk terus tampil kompetitif menjadi pertimbangan utama.
"Kami sangat menghargai keinginan Henhen untuk mendapatkan kesempatan bermain yang lebih banyak. Setelah berdiskusi dengan tim pelatih dan Henhen, kami melihat bahwa peminjaman menjadi pilihan yang baik bagi perkembangan kariernya," ujar Adhitia dalam keterangan resminya.
Bagi manajemen, jam terbang reguler di lapangan merupakan faktor krusial bagi pemain profesional untuk menjaga kestabilan performa. Opsi peminjaman dinilai sebagai jalan terbaik agar bek produk lokal tersebut dapat memaksimalkan potensi di lingkungan baru.
Sebelum resmi berseragam Juku Eja, Henhen sempat menimba pengalaman di dua klub lain. Ia memperkuat Dewa United pada putaran pertama musim 2023/24, kemudian melanjutkan petualangannya bersama Persik Kediri pada musim 2025/26 lalu.
Pemain kelahiran 10 September 1995 itu telah mendedikasikan hampir satu dekade kariernya untuk Persib. Meski berstatus pinjaman, manajemen menegaskan bahwa langkah ini bukan bentuk pengesampingan kontribusi sang pemain, melainkan bagian dari filosofi klub dalam memfasilitasi ruang tumbuh.
Manajemen meyakini kedewasaan bertanding seorang atlet tidak hanya ditempa di internal tim, tetapi juga dibentuk melalui keberanian menghadapi iklim persaingan baru. Persib berharap pengalaman di Makassar mampu membuat Henhen berkembang sebagai pemain.
"Kami tentu berharap Henhen dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya dan terus berkembang sebagai pemain," ucap Adhitia menambahkan.
Dengan bergabungnya Henhen, PSM Makassar mendapatkan tambahan pengalaman di lini belakang untuk menghadapi ketatnya persaingan Super League 2026/27. Sementara bagi Persib, keputusan ini sekaligus membuka ruang bagi regenerasi pemain muda di sektor bek kanan.