SUMATERA UTARA — Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita secara resmi membuka GIIAS 2026 dan menyempatkan diri berkeliling booth berbagai merek, termasuk Honda. Saat diajak melihat Super One, pertanyaan soal rencana produksi lokal langsung dilontarkan. Jawaban Honda: masih dipertimbangkan.
"Masih dipertimbangkan, berat dong," ujar Agus saat berdialog di atas panggung booth Honda, seperti dikutip dari keterangan resmi.
Agus kemudian mengalihkan perhatian ke Honda Brio yang sudah diproduksi lokal. Ia menanyakan utilisasi pabrik Honda di Indonesia. Ternyata, separuh kapasitas pabrik digunakan untuk memproduksi Brio.
"Jadi penyerapan di marketnya cukup lumayan," kata Agus menanggapi.
Ini konteks penting buat kamu yang menunggu Super One. Kalau produksi lokal terealisasi, artinya Honda harus mengatur ulang kapasitas pabrik yang ada. Brio tetap jadi tulang punggung penjualan, jadi keputusan memproduksi Super One di dalam negeri tidak bisa instan.
Honda memang tidak menargetkan Super One sebagai kendaraan massal. Untuk tahun 2026, jatahnya cuma 100 unit. Meski sudah dipamerkan di GIIAS 2026, pemesanan resmi belum dibuka dan harga masih dirahasiakan.
Rencananya, harga diumumkan pada 5 Agustus 2026. Distribusi 100 unit perdana dijadwalkan berlangsung Agustus hingga Oktober 2026.
Buat kamu yang serius mau memiliki Super One, ini artinya persaingan ketat. Dengan jumlah segitu, unit-unit ini kemungkinan besar habis sebelum sampai ke dealer.
Di tengah ramainya mobil listrik asal China yang menawarkan fitur melimpah dengan harga agresif, Honda mengklaim punya pembeda. Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy menegaskan Super One membawa DNA khas Honda.
"Kami sangat optimis ya, karena mobil ini benar-benar memiliki karakter yang Honda miliki, itu DNA sangat joy of driving yang fun to drive. Jadi sudah banyak sekali yang bertanya tentang mobil ini," tutur Billy.
Klaim "fun to drive" ini memang jadi senjata andalan Honda. Tapi perlu diingat, ini pernyataan pabrikan. Kita belum bisa menilai karakter berkendaranya sampai benar-benar mencoba unitnya. Yang jelas, positioning ini cukup berani di segmen mobil listrik kompak yang saat ini lebih sering mengedepankan harga murah dan fitur teknologi sebagai daya tarik utama.
Ada beberapa catatan penting sebelum kamu memutuskan menunggu Super One:
Buat kamu yang menunggu mobil listrik kompak dengan karakter berkendara menyenangkan, Super One layak masuk daftar tunggu. Tapi kalau kebutuhanmu cuma mobil listrik murah untuk kota, ada banyak alternatif dari merek China yang sudah lebih dulu dijual dengan harga transparan. Keputusan ada di tanganmu — tunggu harga resmi 5 Agustus, atau cari opsi lain yang sudah jelas di atas kertas.