DELI SERDANG — Kekesalan warga di Jalan Veteran, Pasar IX, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, terhadap kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki akhirnya memicu aksi nyata. Mereka membentuk wadah bernama Semesta Merestui, menggalang dana secara swadaya, dan bergotong royong menimbun lubang-lubang berbahaya di jalan tersebut.
Kondisi jalan yang semakin parah dalam setahun terakhir disebut kerap menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Pengendara sepeda motor, terutama ibu-ibu yang mengantar anak sekolah, kerap terpeleset dan jatuh saat lubang tertutup genangan air hujan.
Koordinator Semesta Merestui, Merry Chang, mengungkapkan bahwa pembentukan wadah ini lahir dari keresahan bersama. "Kami sudah lelah menunggu dan mengeluh. Karena tidak ingin ada korban jiwa lagi akibat kecelakaan di jalan ini, akhirnya kami berinisiatif berhimpun," jelas Merry.
Dana yang terkumpul dari warga dan donatur digunakan untuk membeli material secara transparan. Seluruh warga kemudian bergotong royong menimbun bagian jalan yang paling rusak.
Meninjau langsung lokasi, Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan Sumatera Utara yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Hasyim, SE, memberikan apresiasi tinggi kepada warga. "Gotong royong membuktikan bahwa semangat kebersamaan warga masih sangat kuat di tengah keterbatasan penanganan infrastruktur," ujarnya didampingi Bendahara DPC, Ust. Fuad Akbar, M.Sos.
Meski memuji aksi swadaya, Hasyim menegaskan bahwa penimbunan ini hanyalah solusi sementara. Ia mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumatera Utara agar segera memprioritaskan perbaikan permanen di Jalan Veteran Pasar IX.
"Gotong royong warga ini harus menjadi alarm pengingat bagi pemerintah, khususnya Pemprovsu. Infrastruktur jalan adalah urat nadi perekonomian dan keselamatan masyarakat," tegas Hasyim.
Salah seorang warga, Indah, mengaku sangat terbantu dengan aksi swadaya ini. "Jalannya parah sekali, Bu. Banyak pengendara sepeda motor, terutama ibu-ibu yang mengantar anak sekolah, sering terpeleset dan jatuh di sini," ungkap Indah. Ia bersyukur jalan kini sedikit lebih rata dan aman dilalui.
Hasyim berkomitmen untuk terus mengawal aspirasi warga agar perbaikan total segera mendapat perhatian serius dari instansi berwenang di tingkat provinsi. "Kami meminta agar Pemprovsu melalui dinas terkait segera mengalokasikan anggaran dan menurunkan alat berat, bukan malah membiarkan warga terus-menerus berinisiatif sendiri," pungkasnya.