MEDAN — Prestasi ini diumumkan dalam Apel Pagi Bersama yang digelar di lingkungan Kementerian Koordinator, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Hak Asasi Manusia, serta Kementerian Hukum, Senin lalu di Medan. Kanwil Kemenkum Sumut Ignatius menerima langsung penghargaan yang menegaskan komitmen jajarannya dalam mewujudkan tata kelola persuratan digital yang tertib, efektif, dan modern.
Penghargaan Peringkat I ini diraih setelah Kanwil Kemenkum Sumut berhasil mengungguli kantor wilayah lainnya dengan capaian sebanyak 12.058 dokumen yang diinput ke dalam Aplikasi Persuratan SRIKANDI sepanjang Tahun 2025. Angka tersebut menjadi yang tertinggi di antara seluruh unit kearsipan di lingkungan Kementerian Hukum.
Penetapan penghargaan ini berdasarkan Keputusan Kepala Biro Umum Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum. Capaian ini diharapkan menjadi pendorong semangat bagi seluruh jajaran di lingkungan Kanwil Kemenkum Sumut untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola administrasi dan pelayanan publik yang akuntabel.
Tidak hanya prestasi kelembagaan, apresiasi individu juga diraih oleh pegawai Kanwil Kemenkum Sumut, Devi Simamora. Ia dianugerahi penghargaan sebagai arsiparis Terbaik atas dedikasi dan kontribusi aktifnya dalam mengawal pengelolaan kearsipan di lingkungan kantor wilayah sepanjang tahun 2025.
Penghargaan individu ini menunjukkan bahwa transformasi digital di bidang kearsipan tidak hanya bergantung pada sistem, tetapi juga pada sumber daya manusia yang mengelolanya. Devi dinilai konsisten dalam menjaga tertib administrasi dan menjadi motor penggerak digitalisasi surat-menyurat di Kanwil Kemenkum Sumut.
Keberhasilan Kanwil Kemenkum Sumut ini menjadi contoh bagi instansi lain di Sumatera Utara dalam mengadopsi sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE). Aplikasi SRIKANDI sendiri merupakan sistem persuratan digital yang digunakan untuk menciptakan administrasi yang transparan dan efisien.
Dengan raihan ini, Kanwil Kemenkum Sumut membuktikan bahwa transformasi birokrasi di daerah bisa berjalan seiring dengan pencapaian prestasi di tingkat nasional. Capaian ini juga memperkuat posisi Sumatera Utara sebagai salah satu provinsi yang serius dalam modernisasi layanan publik.