PLN UID Kaltimra Kembangkan Agrowisata di PPU, Bupati Beri Penghargaan Langsung

Penulis: Yasir  •  Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:32:31 WIB
Bupati Penajam Paser Utara menyerahkan penghargaan kepada PLN UID Kaltimra atas pengembangan Puncak Agrowisata di Desa Api-Api.

SUMATERA UTARA — Program TJSL yang dijalankan PLN di Desa Api-Api, Kabupaten Penajam Paser Utara, bukan sekadar proyek penghijauan. Melalui pengembangan Puncak Agrowisata, kawasan tersebut kini menjadi tempat wisata yang mendatangkan pengunjung sekaligus menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat lokal.

Manager ULP Petung, Retno Wulandari, yang mewakili manajemen PLN UID Kaltimra, menjelaskan bahwa inisiatif ini dirancang untuk menjadi motor penggerak ekonomi warga. "Kami ingin program TJSL menjadi penggerak kemandirian masyarakat. Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat akan terus kami perkuat agar manfaatnya semakin luas dan berkelanjutan," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima di Balikpapan.

Menurut Retno, dampak dari program ini sudah mulai terasa. Meningkatnya kunjungan wisatawan secara langsung memicu tumbuhnya usaha kecil baru di sekitar lokasi, mulai dari warung makan hingga penyewaan perlengkapan wisata. Hal ini sejalan dengan tujuan awal program untuk tidak hanya mempercantik kawasan, tetapi juga menghidupkan roda ekonomi desa.

Bupati PPU: Sinergi Perusahaan dan Daerah Percepat Kesejahteraan

Bupati Penajam Paser Utara, Mudyat Noor, menekankan bahwa keterlibatan BUMN seperti PLN sangat vital dalam mempercepat pembangunan yang tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. "Kami mengapresiasi PLN dan seluruh badan usaha yang telah menunjukkan komitmennya mendukung pembangunan daerah melalui program TJSL. Sinergi seperti ini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mengoptimalkan potensi daerah," kata Mudyat saat menyerahkan penghargaan.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam forum Rapat Koordinasi TJSL Kabupaten PPU yang bertema "Sinergi dan Kolaborasi Pemerintah Daerah dan Badan Usaha dalam Pembangunan Daerah". Ajang ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara korporasi dan pemerintah daerah mampu menghasilkan solusi konkret bagi masalah sosial-ekonomi di tingkat akar rumput.

Listrik Andal Jadi Fondasi, Program Sosial Jadi Nilai Tambah

General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menegaskan bahwa tanggung jawab perusahaan tidak berhenti pada penyediaan listrik yang andal. Menurutnya, PLN memiliki kewajiban untuk menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat melalui program-program sosial yang inovatif.

"Melalui TJSL, kami ingin mendorong lahirnya inovasi sosial yang mampu mengembangkan potensi daerah, memperkuat ekonomi masyarakat, sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. Kolaborasi menjadi kunci agar manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas," jelas Chaliq.

Ke depan, PLN UID Kaltimra berencana memperluas jangkauan program serupa ke daerah-daerah lain di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Fokusnya tetap pada pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, bukan sekadar bantuan karitatif yang bersifat sementara. Penghargaan dari Bupati PPU ini menjadi motivasi bagi tim untuk terus mencari potensi lokal yang bisa dioptimalkan bersama warga.

Reporter: Yasir
Sumber: katakaltim.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top