MEDAN — Pemerintah Kota Medan membuka peluang kerja sama dengan Prancis di berbagai bidang, tidak hanya ekonomi dan pariwisata, tetapi juga pendidikan dan perfilman. Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin menerima kunjungan Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, di Medan pada Jumat lalu.
Dalam pertemuan itu, Zakiyuddin memaparkan potensi Kota Medan yang dinilai sebagai miniatur Indonesia karena memiliki keberagaman suku dan budaya. Ia menyebutkan, kekayaan ini bisa menjadi modal untuk menjalin kerja sama yang lebih konkret.
"Kami membahas beberapa hal termasuk pengembangan pendidikan, kebudayaan hingga ekonomi kreatif," ujar Zakiyuddin dalam keterangan yang diterima Antara.
Wakil Wali Kota Medan menjelaskan bahwa ibu kota Provinsi Sumatera Utara itu merupakan kota terbesar ketiga di Indonesia dengan penduduk yang multikultural. Ia berharap, keberagaman ini bisa menjadi daya tarik bagi Prancis untuk berkolaborasi di bidang promosi budaya dan pertukaran pelajar.
"Kota Medan merupakan miniatur Indonesia, karena Medan sangat multikultural," kata dia.
Selain budaya dan kuliner, Zakiyuddin juga menyebut potensi destinasi unggulan di Medan yang bisa dipromosikan ke kancah internasional. Pemerintah kota, kata dia, membuka pintu selebar-lebarnya bagi pihak yang hendak menjalin kerja sama.
Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, menegaskan bahwa kunjungannya ke Medan merupakan bagian dari penguatan hubungan bilateral yang sebelumnya dibahas secara strategis oleh presiden kedua negara. Ia menyatakan komitmen untuk memperkuat kerja sama di bidang ekonomi, pariwisata, hingga pengembangan sumber daya manusia.
"Kerja sama ini adalah prioritas utama kami. Kami ingin memperkuat hubungan di bidang ekonomi, pariwisata, hingga pengembangan sumber daya manusia," ujar Fabien.
Pemkot Medan berharap, kerja sama ini bisa diwujudkan melalui program pertukaran pelajar, pengembangan pendidikan, hingga promosi budaya Kota Medan dan Sumatera Utara secara lebih luas. Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk menjabarkan rencana kerja sama yang lebih teknis ke depannya.