MEDAN — Suasana diplomasi budaya mewarnai perayaan Bastille Day di Medan. Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap bersama Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya secara bersama-sama menyematkan kain ulos kepada Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN, H.E. Mr. Fabien Penone. Penyematan kain adat khas Sumatera Utara itu menjadi simbol kehormatan tertinggi sekaligus penanda penguatan hubungan bilateral kedua pihak.
Sebelum resepsi, Zakiyuddin Harahap dan Dubes Fabien Penone telah bertemu di rumah dinas Wakil Wali Kota Medan, Jalan Gurilla. Dalam pertemuan itu, Zakiyuddin menyebut Medan sebagai kota multietnis yang kaya budaya.
“Melalui event-event seperti ini, kita ingin menarik wisatawan asing berkunjung ke kota Medan. Saya juga berharap budaya kita semakin dikenal di luar negeri,” ujar Zakiyuddin dalam pernyataan yang dikutip dari rilis resmi.
Duta Besar Prancis Fabien Penone menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari penguatan hubungan bilateral yang telah dibahas secara strategis oleh Presiden kedua negara. Ia menyebut tiga sektor utama yang menjadi fokus kerja sama ke depan.
”Kerja sama ini adalah prioritas utama kami. Kami ingin memperkuat hubungan di bidang ekonomi, pariwisata, hingga pengembangan sumber daya manusia (SDM),” ungkap Fabien Penone.
Sebagai bentuk apresiasi, Wakil Wali Kota Medan menerima cenderamata khusus yang diserahkan langsung oleh Dubes Fabien Penone. Sebaliknya, Zakiyuddin Harahap juga menyerahkan cenderamata khas Kota Medan kepada Dubes Prancis sebagai simbol penghormatan dan persahabatan yang kuat.
Acara yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, perwakilan diplomatik, serta pelaku usaha. Mereka berharap kolaborasi antara Prancis dan Sumatera Utara dapat terus berkembang, tidak hanya di sektor ekonomi dan pendidikan, tetapi juga kebudayaan.