DELISERDANG — Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Asahan untuk terus mendukung pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Upacara Api Unggun Jambore Daerah (Jamda) XI Gerakan Pramuka Sumatera Utara yang berlangsung di Bumi Perkemahan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, pada akhir pekan lalu.
Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution yang hadir selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida) menyebut bahwa api unggun dalam setiap jambore bukanlah sekadar tradisi seremonial. Menurutnya, api unggun menjadi simbol semangat, persatuan, dan tekad untuk terus berkarya demi kemajuan bangsa dan daerah.
“Anggota Pramuka adalah generasi penerus yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan dan pembangunan. Pembinaan karakter harus terus diperkuat melalui berbagai kegiatan kepramukaan,” ujar Gubernur dalam amanatnya.
Taufik Zainal Abidin menilai Gerakan Pramuka merupakan wadah yang efektif dalam membentuk karakter, kemandirian, serta jiwa kepemimpinan generasi penerus bangsa. Ia menyebut dukungan terhadap kegiatan kepramukaan adalah bagian dari investasi pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.
“Kami berharap seluruh kontingen Kabupaten Asahan dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh sehingga memperoleh pengalaman berharga yang nantinya dapat diterapkan di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” kata Bupati.
Ia juga mengajak peserta untuk terus belajar, berkarya, dan mengharumkan nama daerah melalui prestasi dan pengabdian.
Gubernur Sumut juga menyoroti peran strategis Jambore Daerah dalam membentuk jiwa kepemimpinan, kedisiplinan, dan keterampilan hidup di alam terbuka. Menurutnya, kegiatan ini menjadi benteng bagi generasi muda dari pengaruh negatif seperti penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas.
Ia memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Jamda XI dan berharap kegiatan serupa terus melahirkan generasi muda yang berkarakter, berintegritas, serta siap menjadi pemimpin masa depan.
Rangkaian Upacara Api Unggun diawali dengan laporan pemimpin upacara, pembacaan Dasa Darma Pramuka, prosesi penyalaan api unggun, amanat pembina upacara, pembacaan doa, hingga pelaksanaan renungan suci. Seluruh prosesi berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.
Setelah rangkaian kegiatan usai, Bupati Asahan beserta rombongan meninggalkan lokasi perkemahan. Kegiatan ini dihadiri pula oleh para kepala daerah yang menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) se-Sumatera Utara serta para Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka.