PEMATANGSIANTAR — Sebanyak sembilan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi vertikal di Kota Pematangsiantar meneken komitmen bersama untuk mengimplementasikan Dashboard Satu Data. Penandatanganan berlangsung di ruang rapat Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) setempat, Selasa (7/7).
Kepala Dinas Kominfo Kota Pematangsiantar, Johannes Sihombing, menegaskan bahwa inovasi ini tidak akan berjalan tanpa kolaborasi lintas sektor. "Keberhasilan Dashboard Satu Data membutuhkan kolaborasi lintas perangkat daerah agar dapat membawa perubahan nyata dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di Kota Pematangsiantar," ujarnya.
Dashboard Satu Data bukan sekadar proyek teknologi. Ia menjadi tulang punggung bagi tiga hal mendasar: integrasi layanan publik, monitoring kinerja aparatur, dan penyusunan kebijakan berbasis bukti. Selama ini, data antar-dinas sering terpisah dan tidak sinkron, sehingga memperlambat pengambilan keputusan.
Dengan adanya platform ini, setiap OPD bisa mengakses data yang sama secara real-time. Misalnya, data kependudukan dari Disdukcapil bisa langsung terhubung dengan data penerima bantuan sosial di Dinas Sosial, tanpa perlu rekap manual yang rentan kesalahan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Staf Ahli Bidang Pemerintahan Dra Happy Oikumenis Daely, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Subrata Nata Lumbantobing, serta Kepala Badan Pusat Statistik Pematangsiantar Ratna Ulih Naibaho.
Hadir pula Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah Alwi Adrian Lumban Gaol, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Arri Suaswandhy Sembiring, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Herbet Aruan, Kepala Dinas Pariwisata Hamzah Fanshuri Damanik, serta Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdako Sari Dewi Rizkiyani Damanik.
Setelah penandatanganan komitmen, Dinas Kominfo akan menyusun peta jalan implementasi dashboard. Tahap awal difokuskan pada pengumpulan data dari masing-masing OPD, dilanjutkan dengan uji coba integrasi sistem. Johannes Sihombing berharap seluruh pemangku kepentingan dapat memberikan dukungan penuh agar inovasi ini segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Pemerintah Kota Pematangsiantar menargetkan Dashboard Satu Data bisa beroperasi penuh dalam beberapa bulan ke depan, seiring dengan rampungnya infrastruktur teknis dan pelatihan sumber daya manusia di setiap dinas.