SIMALUNGUN — Angin puting beliung yang disertai hujan deras meluluhlantakkan enam nagori di Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, Kamis (2/7/2026) malam. Bencana yang berlangsung selama dua setengah jam itu merusak sedikitnya 161 rumah warga dengan tingkat kerusakan bervariasi.
Enam nagori yang terdampak adalah Talun Rejo, Talun Madear, Wonorejo, Kandangan, Pardomuan Nauli, dan Kerasaan I. Camat Pematang Bandar, Pahot Siregar, melaporkan data tersebut langsung kepada Bupati saat kunjungan di Nagori Talun Rego, Senin (6/7/2026).
Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih tiba di lokasi didampingi sejumlah pimpinan perangkat daerah. Ia menyempatkan diri menyapa warga dan melihat langsung rumah-rumah yang ambruk atau rusak parah akibat terjangan angin.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Simalungun, saya menyampaikan rasa prihatin yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang terkena musibah ini,” ucap Bupati di tengah kerumunan warga yang masih berduka.
Pemerintah Kabupaten Simalungun langsung bergerak dengan menyalurkan bantuan sosial. Paket sembako dan 1.200 keping seng diserahkan Bupati untuk membantu warga memperbaiki atap rumah yang rusak.
Bupati menegaskan, pemerintah daerah akan terus hadir dalam setiap situasi, terutama saat bencana. “Kehadiran kami hari ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab untuk memastikan kondisi masyarakat serta memberikan bantuan yang diperlukan,” tegasnya.
Suasana haru mewarnai pertemuan Bupati dengan warga. Salah seorang korban, Agusnadi, mengaku terharu dengan kedatangan orang nomor satu di Simalungun itu. “Kehadiran Bapak memberikan semangat dan kekuatan bagi kami untuk bangkit kembali dari musibah ini,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Bupati mengingatkan warga untuk tetap waspada. Saat ini, wilayah Kabupaten Simalungun masih berada dalam masa cuaca ekstrem dan musim penghujan. Ia berharap masyarakat diberikan kekuatan dan kesabaran menghadapi cobaan ini.