SIMALUNGUN — Pemerintah Kabupaten Simalungun menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan perempuan muda dengan menghadiri Grand Final Putri Otonomi Indonesia 2026. Bupati Simalungun dan Ketua TP PKK setempat, Ny. Darmawati, yang didampingi Staf Ahli PKK Ny. Yulince Mixnon Andreas Simamora, hadir langsung dalam acara yang digelar baru-baru ini.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Simalungun menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki esensi yang lebih dalam dari sekadar ajang pemilihan. "Kami berharap generasi muda mampu menjadi inspirasi dan membawa nama baik daerah di kancah nasional maupun internasional," ujarnya.
Menurutnya, kompetisi ini menjadi ruang yang efektif untuk mempererat persatuan sekaligus menampilkan kekayaan budaya dan pariwisata masing-masing wilayah. Melalui partisipasi aktif, para finalis diharapkan tumbuh menjadi pribadi berkarakter dan berjiwa pemimpin.
Senada dengan Bupati, Ny. Darmawati menilai ajang Putri Otonomi Indonesia mampu melahirkan perempuan muda yang cerdas dan mandiri. Ia optimistis para finalis siap menjadi agen perubahan yang mendorong kemajuan daerahnya masing-masing.
Pemkab Simalungun berharap, melalui partisipasi dalam kegiatan berskala nasional ini, sinergi antar daerah semakin kuat. Hal ini dinilai penting untuk memperkuat pelaksanaan otonomi daerah, mendorong pemberdayaan perempuan, serta mengembangkan sektor pariwisata dan budaya lokal.
Acara Grand Final yang juga dimeriahkan dengan pertunjukan seni budaya Nusantara itu dihadiri oleh sejumlah kepala daerah dan pejabat lainnya. Momen ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya generasi muda yang mampu menjadi motor penggerak pembangunan menuju Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing.
Pemerintah Kabupaten Simalungun berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan serupa di masa mendatang sebagai investasi jangka panjang bagi sumber daya manusia perempuan di daerah.