MEDAN — Petugas Imigrasi Belawan kini tak hanya melayani di balik meja. Mereka turun langsung ke area parkir, membantu penyandang disabilitas turun dari kendaraan secara aman, lalu mengarahkan ke loket pendaftaran.
Setelah tiba di kantor, pemohon langsung mendapat nomor antrean prioritas. Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk, mengatakan kebijakan ini bertujuan memangkas waktu tunggu.
"Kami ingin memastikan setiap masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, mendapatkan hak pelayanan yang setara, mudah, dan berkualitas," ujar Eko di Medan, Jumat.
Salah satu pemohon, Asep Purwanto, datang bersama putrinya Memi Indrawati untuk mengajukan paspor baru. Memi mengapresiasi pendampingan yang diberikan petugas dari awal hingga akhir.
"Proses pembuatan paspor prioritas berjalan mudah, lancar, petugasnya juga ramah dan sangat membantu. Semoga pelayanan seperti ini terus dipertahankan ke depannya," ucap Memi.
Eko menegaskan, layanan ini merupakan bagian dari komitmen kantornya untuk menghadirkan pelayanan keimigrasian yang inklusif. Pemberian antrean prioritas, menurutnya, memungkinkan pemohon dengan kebutuhan khusus mendapatkan layanan secara cepat dan efektif tanpa mengorbankan kenyamanan.
"Kami berkomitmen menghadirkan pelayanan keimigrasian yang inklusif dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas," kata Eko.