Harga Minyak Goreng Kemasan Bermerk 2 di Sumatera Utara Naik Rp50 Jadi Rp23.300 per Kg, Cabai dan Bawang Putih Ikut Meroket

Penulis: Saiful  •  Rabu, 01 Juli 2026 | 12:51:31 WIB
Harga minyak goreng kemasan bermerk 2 di Sumatera Utara naik tipis menjadi Rp23.300 per kilogram.

MEDAN — Harga minyak goreng kemasan bermerk 2 di pasar tradisional Sumatera Utara tercatat Rp23.300 per kilogram pada Selasa (30/6/2026), naik Rp50 dibandingkan harga sehari sebelumnya yang berada di level Rp23.250. Kenaikan harian ini sekaligus memperpanjang tren kenaikan mingguan yang juga tercatat sebesar Rp50.

Dalam sebulan terakhir, harga komoditas ini naik 0,87% dari posisi Rp23.100 per kilogram. Sementara itu, jika dibandingkan tiga bulan lalu, lonjakan harga mencapai 4,95% dari level Rp22.200 per kilogram. Data historis PIHPS mencatat kenaikan tertinggi minyak goreng kemasan bermerk 2 di Sumut pernah terjadi pada Desember 2018, yakni sebesar 11,67%.

Cabai Rawit Hijau dan Bawang Putih Alami Lonjakan Signifikan

Selain minyak goreng, harga sejumlah bahan pokok di Sumatera Utara menunjukkan pergerakan yang cukup tajam. Cabai rawit hijau misalnya, melonjak 31,65% dalam 30 hari terakhir menjadi Rp41.800 per kilogram. Cabai merah keriting juga mencatat kenaikan drastis sebesar 52,02% menjadi Rp48.950 per kilogram.

Bawang putih ukuran sedang ikut meroket 23,72% menjadi Rp43.550 per kilogram. Lonjakan ini berbanding terbalik dengan harga bawang merah yang justru turun 15,56% menjadi Rp39.900 per kilogram. Daging ayam ras segar juga mengalami penurunan harga 8,62% menjadi Rp38.150 per kilogram.

Beras dan Daging Sapi Premium Masih Bergeliat Naik

Harga beras kualitas super I tercatat Rp16.300 per kilogram, naik 2,52% dalam sebulan. Sementara beras kualitas medium I berada di posisi Rp15.150 per kilogram. Daging sapi kualitas 1 juga mencatat kenaikan 2,65% menjadi Rp145.000 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas 2 justru turun 3,88% menjadi Rp123.750 per kilogram.

Secara umum, tren harga minyak goreng kemasan bermerk 2 dalam satu tahun terakhir (Juli 2025-Juni 2026) relatif bergerak datar. Namun, kenaikan tipis yang terjadi dalam sepekan terakhir tetap menjadi perhatian bagi ibu rumah tangga dan pelaku UMKM di Sumatera Utara yang bergantung pada stabilitas harga bahan pokok.

Reporter: Saiful
Sumber: databoks.katadata.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top