KUALANAMU — Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumatera Utara menyatakan proses kepulangan jemaah haji debarkasi Medan tahun 2026 berlangsung aman dan terkendali. Dari total 5.913 jemaah yang tergabung dalam 17 kloter, sebanyak 15 kloter telah tiba di Tanah Air hingga Kamis (18/6/2026).
“Alhamdulillah, sejauh ini kepulangan jemaah haji kita dari tanah suci masih berjalan aman dan lancar, kendati pun ada kendala di lapangan masih relatif kecil dan dapat diantisipasi dengan baik,” ujar Kepala Kakanwil Kemenhaj Sumut, Dr H Zulkifli Sitorus MAg, saat menjemput Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, di Bandara Kualanamu.
Data Kemenhaj Sumut mencatat sembilan orang jemaah meninggal dunia di Arab Saudi karena sakit. Seluruh korban berasal dari kelompok usia lanjut. Daerah asal mereka tersebar di Kota Medan, Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Langkat, Padanglawas Utara, Tapanuli Selatan, dan Kabupaten Asahan.
“Untuk jemaah haji yang sakit masih ada tinggal dua jemaah lagi dirawat di Arab Saudi, dan nantinya akan diberangkatkan pada kloter berikutnya jika mereka dinyatakan membaik,” jelas Zulkifli.
Proses pemulangan masih menyisakan dua kloter terakhir. Pihak Kemenhaj Sumut memastikan dua jemaah yang masih menjalani perawatan akan diterbangkan setelah kondisi kesehatannya dinyatakan stabil dan layak terbang.
“Untuk itu kita berharap kepulangan jemaah haji debarkasi Medan yang insyaallah tinggal tiga kloter lagi, berjalan aman dan lancar tidak ada kendala lagi,” harap Zulkifli Sitorus.
Secara keseluruhan, kondisi jemaah yang telah tiba di Bandara Kualanamu dilaporkan dalam keadaan sehat walafiat. Pihak bandara dan petugas haji terus berkoordinasi untuk memastikan layanan pemulangan berjalan tanpa hambatan berarti hingga kloter terakhir tiba.