Gubernur Sumut Bobby Nasution Jajaki Kerja Sama PSEL Medan Raya dengan Finlandia, Target Perluas ke Daerah Terpencil

Penulis: Saiful  •  Kamis, 18 Juni 2026 | 12:00:31 WIB
Gubernur Sumut Bobby Nasution menerima Duta Besar Finlandia untuk Indonesia di Kantor Gubernur Sumut.

MEDAN — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara membuka pintu bagi Finlandia untuk turut serta dalam pengembangan teknologi pengolahan sampah menjadi energi listrik. Peluang itu disampaikan langsung Gubernur Bobby Nasution saat menerima Duta Besar Finlandia untuk Indonesia Pekka Kaihilahti di Kantor Gubernur Sumut, Rabu.

Kapasitas PSEL Medan Raya: 1.700 Ton Sampah per Hari

Proyek PSEL Medan Raya saat ini sudah beroperasi dengan kapasitas olah 1.700 ton sampah harian. Dari proses tersebut, dihasilkan tenaga listrik sebesar 15 megawatt yang menyuplai kebutuhan warga di dua wilayah.

“Kami berharap Finlandia bisa mendukung program untuk membangun PSEL ini,” kata Bobby usai pertemuan.

Target Ekspansi ke Daerah Terpencil Sumut

Bobby menekankan bahwa pengelolaan sampah masih menjadi tantangan besar di Sumatera Utara. Ia ingin fasilitas serupa tidak hanya terpusat di Medan dan Deli Serdang, tetapi bisa menjangkau daerah-daerah yang sulit diakses.

“Kami harap kita bisa kerja sama dengan skala yang sama atau yang lebih kecil di beberapa wilayah,” ujarnya.

Finlandia Tawarkan Teknologi Modular untuk Kepulauan

Duta Besar Pekka Kaihilahti menyatakan kesiapan negaranya menghadirkan teknologi pengolahan sampah, baik skala besar maupun kecil. Finlandia, kata dia, pernah menghadapi persoalan sampah serius, namun kini hanya sekitar satu persen limbah yang berakhir di tempat pembuangan akhir.

Finlandia juga mengembangkan sistem modular pengolahan limbah menjadi listrik. “Sistem berkapasitas kecil dinilai cocok untuk wilayah terpencil, mengingat kondisi geografis Finlandia yang memiliki karakteristik kepulauan dan tersebar seperti Indonesia,” kata Pekka.

Pendampingan Teknologi hingga Edukasi Warga

Pekka menambahkan, pihaknya siap memberikan pendampingan mulai dari penerapan teknologi, sistem penyortiran sampah, hingga edukasi kepada masyarakat. “Finlandia juga siap memberikan pendampingan mulai dari penerapan teknologi, sistem penyortiran sampah hingga edukasi kepada masyarakat,” katanya.

Peluang Kerja Sama Hilirisasi Sawit Juga Ditawarkan

Dalam pertemuan yang sama, Gubernur Bobby juga menawarkan kerja sama di sektor industri hilirisasi. Sumut memiliki potensi besar berkat sumber daya alam melimpah dan letak geografis di jalur perdagangan internasional Selat Malaka.

Ia menyebut kelapa sawit sebagai salah satu komoditas unggulan yang punya potensi besar untuk dikembangkan melalui industri turunan. “Kami sangat terbuka tentang pengolahan kelapa sawit. Uni salah satu hal paling berpotensi di Sumut,” kata Bobby.

Reporter: Saiful
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top