MEDAN — Libur Tahun Baru Islam tahun ini tidak diikuti cuti bersama. Namun, animo masyarakat Sumatera Utara menggunakan kereta api justru menunjukkan tren positif. Manajer Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menyebutkan secara akumulatif dalam dua hari terakhir, total pelanggan mencapai 14.967 orang.
Rinciannya, pada 15 Juni 2026 tercatat 7.553 pelanggan. Pada 16 Juni 2026 hingga pukul 11.00 WIB, tercatat 7.414 pelanggan. “Meskipun tidak membentuk libur panjang, antusiasme masyarakat menggunakan kereta api pada libur Tahun Baru Islam ini tetap tinggi,” ujar Anwar di Medan, Rabu (17/6).
Untuk mengakomodasi lonjakan penumpang, KAI Divre I Sumut mengoperasikan kembali KA Sribilah Fakultatif. Relasinya Medan–Rantauprapat pulang-pergi (PP). Anwar mengatakan langkah ini memberi alternatif jadwal bagi masyarakat yang hendak mudik atau berwisata ke wilayah selatan Sumut.
“KAI Divre I Sumatera Utara mengajak seluruh pelanggan menjaga ketertiban dan mematuhi aturan di stasiun maupun dalam perjalanan. Dengan demikian, kenyamanan, keamanan, dan keselamatan bersama dapat terus terjaga,” kata Anwar.
Anwar menjelaskan, kereta api tetap menjadi moda transportasi andalan. Moda ini menawarkan perjalanan aman, nyaman, tepat waktu, dan bebas kemacetan. Faktor ini menjadi daya tarik utama, terutama saat libur singkat seperti Tahun Baru Islam.
“Hal ini menunjukkan kereta api masih menjadi solusi transportasi yang diandalkan untuk mendukung mobilitas masyarakat antarkota di Sumatera Utara,” tambahnya.
KAI Divre I Sumut memproyeksikan jumlah pelanggan pada Selasa (16/6) masih akan terus bertambah. Sebab, masih terdapat sejumlah jadwal keberangkatan kereta api pada sore dan malam hari yang belum tercatat dalam data hingga pukul 11.00 WIB.
Dengan tren positif ini, KAI Divre I Sumut optimistis angka pelanggan selama periode libur Tahun Baru Islam akan melampaui proyeksi awal. Masyarakat diimbau memesan tiket lebih awal guna menghindari kehabisan kuota, terutama untuk rute favorit seperti Medan–Rantauprapat dan Medan–Tebing Tinggi.