MEDAN — Kereta api masih menjadi moda transportasi andalan masyarakat Sumatera Utara untuk mobilitas antarkota saat libur nasional. Data PT KAI Divre I Sumut mencatat, pada Senin (15/6) sebanyak 7.553 pelanggan melakukan perjalanan, disusul 7.414 pelanggan pada Selasa (16/6) hingga pukul 11.00 WIB. Angka ini diperkirakan masih akan bertambah.
Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan minat masyarakat menggunakan kereta api tetap terjaga. “Antusiasme masyarakat menggunakan kereta api pada libur Tahun Baru Islam tetap tinggi. Ini menunjukkan kereta api masih menjadi salah satu moda transportasi yang diandalkan untuk perjalanan antarkota di Sumatera Utara,” kata Anwar, Rabu (17/6).
Untuk mengakomodasi lonjakan penumpang, KAI mengoperasikan kembali KA Sribilah Fakultatif relasi Medan–Rantauprapat pulang-pergi selama periode libur. Langkah ini diambil untuk memberikan alternatif perjalanan bagi warga yang hendak merayakan Tahun Baru Islam di kampung halaman.
Tingginya angka perjalanan menunjukkan kereta api menjadi pilihan utama mobilitas masyarakat Sumut. Meski libur nasional tahun ini tidak diikuti cuti bersama, jumlah penumpang tetap menunjukkan angka yang cukup tinggi. Hal ini menjadi sinyal positif bagi pemulihan sektor transportasi umum di daerah.