MEDAN — TNI Angkatan Udara mengerahkan dua jenis pesawat angkut berat untuk mendatangkan tujuh set Tower Emergency (TE) dari tiga kota berbeda. Komandan Pangkalan TNI AU Soewondo, Marsma TNI Tiopan Hutapea, menyebut operasi ini sebagai wujud nyata dukungan institusinya terhadap kebutuhan strategis nasional.
"Dukungan ini adalah komitmen kami untuk hadir membantu percepatan pemulihan infrastruktur kelistrikan yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat," ujar Marsma TNI Tiopan Hutapea dalam keterangan resmi.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara, Mundhakir, merinci bahwa tujuh set tower darurat tersebut berasal dari tiga lokasi berbeda. Sebanyak 2 set diberangkatkan dari Jakarta, 3 set dari Balikpapan, dan 2 set dari Banjarbaru.
"Hari ini seluruh tujuh tower emergency telah berada di Sumatera Utara. Tiga tower sebelumnya sudah dalam tahap pembangunan, sementara sisanya segera dimobilisasi ke lokasi pekerjaan," kata Mundhakir.
Cuaca ekstrem yang melanda Sumatera Utara membuat jalur darat dan laut tidak efisien untuk mengangkut peralatan sebesar tower listrik. Dukungan armada udara dari TNI AU menjadi kunci krusial dalam mempercepat mobilisasi logistik yang biasanya memakan waktu berhari-hari.
Setibanya di Lanud Soewondo, seluruh peralatan langsung diteruskan menggunakan jalur darat menuju titik-titik perbaikan yang tersebar di berbagai daerah.
Mundhakir menyampaikan bahwa saat ini tim teknis PLN tengah bekerja paralel selama 24 jam penuh di lapangan. Proses pengerjaan meliputi mobilisasi material, pembangunan konstruksi tower darurat, hingga penguatan sistem operasi kelistrikan.
Meski demikian, ia mengakui bahwa pengaturan beban atau pemadaman bergilir masih terjadi di beberapa wilayah. Mundhakir menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Sumatera Utara atas ketidaknyamanan yang masih dirasakan.
"Kami memahami listrik merupakan kebutuhan utama masyarakat. Untuk itu seluruh personel terus bekerja tanpa henti agar sistem kelistrikan dapat segera pulih," tuturnya.
PLN berkomitmen untuk memperbarui perkembangan pemulihan secara berkala melalui kanal resmi. Masyarakat yang ingin memantau informasi terkini atau melakukan pengaduan gangguan dapat mengakses aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center PLN 123.