SUMATERA UTARA — Balapan sprint MotoGP Hungaria berlangsung ketat sejak lampu hijau menyala. Marc Marquez langsung mengambil posisi terdepan dan tak pernah melepaskannya. Pedro Acosta dari KTM Red Bull sempat membayangi ketat, tapi tak mampu menemukan celah untuk menyalip.
Marco Bezzecchi dari Aprilia Racing mengamankan podium ketiga. Sirkuit Balaton Park yang cepat dan teknis membuat duel di baris depan berjalan agresif, terutama saat Marquez mempertahankan ritme di tikungan cepat sektor tengah.
Acosta beberapa kali memperkecil jarak di sektor akhir, tapi Marquez selalu merespons dengan akselerasi keluar tikungan yang superior. Juara dunia delapan kali itu tak memberi kesalahan berarti sepanjang tujuh lap sprint.
“Kami punya kecepatan balap yang konsisten. Ini hasil positif untuk tim,” ujar Marquez dalam pernyataan resmi tim. Ducati Lenovo menunjukkan paket motor yang kompetitif di lintasan Balaton Park, yang dikenal menuntut keseimbangan antara kecepatan dan handling.
Kabar positif juga datang dari pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama. Pada sesi kualifikasi Moto3, Veda sukses menempati posisi start kesembilan — artinya memulai balapan dari baris ketiga. Pencapaian ini jadi modal penting untuk bersaing di grup depan pada balapan utama.
Start dari baris ketiga memberi Veda peluang untuk langsung terlibat dalam duel di tikungan awal. Sirkuit Balaton Park yang sempit di beberapa sektor membuat posisi start krusial di kelas Moto3 yang biasanya padat dan agresif.
MotoGP Hungaria akan menggelar balapan utama Minggu (7/6) siang waktu setempat. Marquez diunggulkan kembali merebut podium tertinggi, sementara Veda Ega akan berusaha menembus lima besar di kelas Moto3.
Performa Ducati di sprint race menunjukkan potensi besar untuk kembali mendominasi. Tapi Acosta dan Bezzecchi dipastikan tak akan menyerah mudah. Di Moto3, persaingan di baris depan diprediksi sengit dengan Veda yang mengincar poin perdana musim ini.