SUMATERA UTARA — Plt. Direktur Utama BRI Life, Lim Chet Ming, menyebutkan bahwa hubungan dengan mitra strategis bukan sekadar hubungan bisnis jangka pendek. Dalam acara bertajuk “Strengthening Partnership for Sustainable Growth” yang digelar Kamis (4/6/2026), ia menekankan pentingnya rasa saling percaya dan komitmen bersama.
“Dibutuhkan kolaborasi yang kuat, hubungan yang saling percaya, serta komitmen bersama untuk terus berkembang,” ujar Lim Chet Ming di hadapan para mitra.
Menurutnya, sinergi yang erat antara BRI Life dan para mitra menjadi syarat mutlak untuk menopang pertumbuhan berkelanjutan di tengah persaingan industri asuransi yang semakin ketat.
Dalam forum tersebut, BRI Life tidak hanya memaparkan perkembangan bisnis terkini. Manajemen juga membuka hasil evaluasi kerja sama yang telah berjalan serta rencana strategis ke depan. Langkah ini diambil sebagai bentuk transparansi kepada mitra sekaligus menyelaraskan visi pertumbuhan bersama.
Lim Chet Ming menjelaskan, perusahaan ingin memastikan setiap mitra memahami arah kebijakan yang akan diambil. Dengan begitu, seluruh pihak bisa bergerak seirama untuk mencapai target yang sudah ditetapkan.
BRI Life juga memperkenalkan sejumlah pembaruan kebijakan pengadaan dan kerja sama. Perusahaan berkomitmen menjaga tata kelola yang baik melalui penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) berstandar ISO 37001:2016.
Saat ini, BRI Life tengah dalam proses pembaruan sertifikasi sesuai standar terbaru. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa perusahaan serius menjaga integritas di setiap lini operasional, termasuk dalam hubungan dengan mitra strategis.
Dengan pengalaman hampir empat dekade, BRI Life optimistis kemitraan yang dibangun atas dasar kepercayaan dan transparansi akan mendorong pertumbuhan yang lebih solid ke depan. Perusahaan berharap para mitra terus menjadi bagian penting dalam ekosistem bisnis yang saling menguntungkan.