TOBA — Upacara mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.” Dalam amanat yang dibacakan, ditegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar dasar negara, melainkan pedoman hidup yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata.
“Di tengah dinamika global yang semakin kompleks, keberadaan Pancasila menjadi bintang penuntun yang menjaga keutuhan bangsa sekaligus memperkuat identitas nasional,” demikian bunyi amanat yang disampaikan dalam upacara tersebut.
Peringatan tahunan ini menjadi momen refleksi bagi aparatur sipil negara di lingkungan Kantah Toba. Nilai-nilai seperti persatuan, keadilan sosial, toleransi, serta semangat gotong royong dinilai tetap relevan dalam menghadapi berbagai tantangan di era modern.
Seluruh peserta diajak untuk terus menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Kantor Pertanahan Kabupaten Toba menegaskan komitmennya untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Semangat pengabdian, profesionalisme, integritas, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas diharapkan dapat mencerminkan implementasi nyata dari ideologi bangsa.
Peringatan ini sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh aparatur negara untuk terus memperkuat rasa cinta tanah air serta meningkatkan kualitas pelayanan publik yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Melalui momentum ini, Kantah Toba mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Implementasi nilai-nilai Pancasila dalam berbagai aspek kehidupan diyakini mampu mewujudkan Indonesia yang maju, damai, dan berkeadilan.
“Dengan menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan berkembang dalam setiap tindakan, diharapkan tercipta kehidupan berbangsa dan bernegara yang harmonis, adil, serta sejahtera,” demikian pesan yang disampaikan dalam upacara tersebut. (ABN/basri)