BMKG Ingatkan Hujan Meluas di Sumut 12 Mei 2026, 12 Wilayah Berpotensi Banjir dan Longsor

Penulis: Saiful  •  Selasa, 12 Mei 2026 | 15:26:01 WIB
BMKG mengimbau kewaspadaan terhadap hujan sedang yang meluas di 12 wilayah Sumut pada 12 Mei 2026.

MEDAN — Prakirawan BBMKG Wilayah I, Putri Diana, menyampaikan peringatan dini ini di Medan, Senin (11/5/2026). Ia menjelaskan bahwa potensi hujan perlu diwaspadai terutama di kawasan yang memiliki kontur tanah curam dan drainase terbatas.

Daerah Mana Saja yang Berpotensi Hujan Sedang?

Pada siang hingga sore hari, BMKG mencatat hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di 12 wilayah. Beberapa di antaranya adalah Asahan, Langkat, Simalungun, serta kawasan Labuhanbatu dan Labuhanbatu Selatan pada malam hari.

“Waspadai hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat terjadi di wilayah pegunungan, pantai barat, dan pantai timur Sumatera Utara pada Selasa (12/5/2026) yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor,” kata Putri Diana.

Berapa Suhu dan Kelembapan Udara?

Suhu udara di Sumatera Utara diperkirakan berkisar antara 16 hingga 33 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara mencapai 75 hingga 99 persen, kondisi yang mempercepat pembentukan awan hujan.

Angin bertiup dari arah selatan hingga barat daya dengan kecepatan rendah, sekitar 3 hingga 7 kilometer per jam. Pada pagi hari, cuaca umumnya berawan, namun hujan ringan sudah mulai merata di beberapa titik.

Gelombang Laut Juga Meningkat, Nelayan Diminta Waspada

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Belawan, Dasmian Sulviani, menambahkan bahwa potensi gelombang tinggi diprakirakan terjadi pada periode 12 hingga 15 Mei 2026. Pola angin di perairan Sumatera Utara bertiup dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 6 hingga 20 knot.

Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di sejumlah perairan. BMKG mengimbau nelayan dan pengguna jasa transportasi laut untuk tidak memaksakan diri melaut jika cuaca memburuk.

Apa yang Harus Dilakukan Warga?

BMKG merekomendasikan langkah antisipasi sederhana namun krusial. Warga diimbau menghindari daerah rawan longsor, memastikan sistem drainase di sekitar rumah berfungsi baik, dan selalu memantau informasi cuaca terkini dari kanal resmi.

“Dengan memahami prakiraan cuaca secara menyeluruh, diharapkan masyarakat dapat meminimalkan risiko dan dampak yang ditimbulkan akibat kondisi cuaca ekstrem tersebut,” ujar Putri Diana.

Reporter: Saiful
Sumber: kompas.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top