DELI SERDANG — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) resmi membuka Orientasi dan Pelatihan Calon Dewan Hakim untuk menyongsong MTQ ke-40. Agenda yang berlangsung di Deli Serdang ini bertujuan memastikan seluruh proses perlombaan berjalan transparan tanpa intervensi subjektif. Pj Sekretaris Daerah Sumut, Sulaiman Harahap, menegaskan bahwa kemegahan panggung bukan satu-satunya tolok ukur kesuksesan.
Menurut Sulaiman, kejujuran dalam penilaian merupakan fondasi utama yang tidak bisa ditawar. Kualitas tata kelola penyelenggaraan menjadi penentu marwah ajang pemuliaan Al Quran ini. Ia menginstruksikan seluruh elemen, mulai dari hakim, panitera, hingga operator teknologi informasi, untuk bekerja secara adil.
"Peran dewan hakim, panitera, dan operator IT sangat penting untuk menjamin penilaian objektif, transparan, serta profesional," ujar Sulaiman di Deli Serdang, Sabtu. Ia mengingatkan bahwa MTQ bukan sekadar seremoni rutin atau kompetisi fisik. Kegiatan ini adalah media syiar Islam yang menuntut tanggung jawab moral tinggi demi menjaga nilai-nilai Al Quran.
Sulaiman berharap seluruh hakim dapat menjalankan tugas secara amanah dan profesional di hadapan para peserta orientasi. Integritas tim penilai akan menentukan apakah hasil perlombaan dapat diterima dan dihormati oleh masyarakat luas. Fokus utama tetap pada pembinaan umat melalui kompetisi yang sehat.
Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Sumut, Muhammad Yasir Tanjung, menyebut pelatihan ini diikuti perwakilan 12 kabupaten/kota. Orientasi dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, terhitung sejak 9 hingga 11 Mei 2026. Seluruh peserta nantinya akan mengantongi Surat Keputusan (SK) resmi yang ditandatangani langsung oleh Gubernur Sumatera Utara.
"Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi masyarakat Sumut," kata Yasir Tanjung. Panitia memastikan kesiapan teknis terus dimatangkan agar tidak ada kendala saat hari pelaksanaan. Dukungan teknologi juga diperkuat untuk meminimalisir kesalahan input data nilai.
Pelaksanaan MTQ ke-40 tingkat Provinsi Sumatera Utara sendiri dipusatkan di Lapangan Astaka, Deli Serdang. Melalui penguatan teknik penilaian terbaru, Pemprov Sumut optimistis ajang ini mampu melahirkan qari dan qariah unggulan. Para pemenang nantinya diproyeksikan untuk bersaing di level nasional maupun internasional.