SUMATERA UTARA — Google resmi meluncurkan tab "Shop devices" di Play Store yang memungkinkan pembeli memesan smartphone Samsung Galaxy bersanding dengan perangkat Pixel. Langkah ini memperluas kanal belanja Google Store yang sebelumnya hanya menjual produk buatan Google sendiri, meski Samsung sudah mulai dijual lewat program Play Points sejak beberapa bulan lalu. Bagi pengguna Indonesia, kehadiran portal ini menandai pergeseran strategi Google sebagai peritel pihak ketiga di ekosistem Android.
Google Store selama ini menjadi kanal utama untuk membeli Pixel, Watch, atau perangkat Google lainnya. Namun sejak beberapa bulan terakhir, raksasa teknologi itu diam-diam mulai menjual perangkat Samsung Galaxy melalui program Play Points di Play Store. Kini kanal tersebut dinaikkan statusnya menjadi tab khusus bernama "Shop devices" yang tersedia cukup luas bagi pengguna.
Apa yang Bisa Dibeli di Tab Shop Devices
Halaman baru ini menampilkan campuran perangkat Google dan Samsung dalam satu etalase. Daftarnya mencakup Galaxy S26 dan Galaxy S26 Ultra, Pixel 10a, Pixel Watch 4, Pixel 11 Pro Fold, Galaxy Z Flip 8, Google TV Streamer, Pixel 11, Galaxy Watch 9, dan Pixel 11 Pro.
Urutan tampilannya terbilang acak, tetapi fungsi dasarnya sederhana. Pembeli memilih perangkat, lalu menyelesaikan transaksi lewat Google Store. Tidak ada perbedaan mekanisme checkout dibanding pembelian Pixel biasa.
Insentif dan Harga yang Sama
Pembeli tetap mendapat cashback Google One sebesar 10 persen untuk transaksi di portal ini. Kredit Google Store juga bisa dipakai untuk membeli perangkat Samsung maupun Pixel tanpa pembedaan perlakuan.
Yang menarik, Google belum menaikkan harga seri Galaxy S26 melalui portal ini. Padahal Samsung secara resmi telah menaikkan harga Galaxy S26 sebesar 100 dolar AS di sejumlah pasar, meski tidak merata di semua wilayah.
Mengapa Google Menjual Samsung
Langkah ini bukan tanpa alasan. Google ingin memperkuat posisinya sebagai pintu masuk ekosistem Android, bukan sekadar penjual perangkat keras buatan sendiri. Dengan menjual Galaxy bersanding dengan Pixel, Google memposisikan Google Store sebagai etalase lintas merek.
Bagi konsumen, pilihan jadi lebih fleksibel. Mereka yang sudah terikat kredit Google Store atau berburu cashback Google One tidak lagi harus keluar dari ekosistem Google untuk membeli perangkat Samsung.
Konteks Pasar Smartphone Global
Langkah ini muncul di tengah tekanan pasar smartphone global. Pengiriman smartphone sempat turun 20 persen ke titik terendah dalam 14 tahun akibat krisis memori. Google Play juga tengah menambah fitur "personal library" untuk mengakses aplikasi Android hasil vibe-coding.
Bagi pasar Indonesia, kehadiran tab ini berpotensi memengaruhi pola belanja perangkat premium. Pengguna yang terbiasa membeli lewat marketplace lokal atau toko resmi Samsung kini punya kanal alternatif dengan insentif berbeda.
Belum ada keterangan resmi soal ketersediaan tab "Shop devices" untuk pengguna Indonesia. Google juga belum mengumumkan jadwal perluasan ke wilayah Asia Tenggara.