Pencarian

Bank Sumut Raih Penghargaan OJK Sumut sebagai Bank Teraktif Literasi Keuangan ke Sekolah

Kamis, 24 September 2026 • 10:46:02 WIB
Bank Sumut Raih Penghargaan OJK Sumut sebagai Bank Teraktif Literasi Keuangan ke Sekolah
Kepala OJK Sumut menyerahkan penghargaan Bank Goes to School kepada Dirut Bank Sumut.

MEDAN — Kepala OJK Provinsi Sumatera Utara Triyoga Laksito menyerahkan penghargaan itu langsung kepada Direktur Utama Bank Sumut Heru Mardiansyah dalam kegiatan OJK Sumatera Utara bersama media partner. Bank Sumut terpilih pada kategori Bank Goes to School setelah bersaing dengan Bank BJB dan Bank DKI.

Penilaian dilakukan OJK atas pelaksanaan program literasi keuangan sepanjang 2025. Bank Sumut dinilai paling aktif menurunkan pegawai ke sekolah-sekolah untuk mengenalkan perbankan sejak usia dini.

162 Kegiatan Literasi di 143 Sekolah

Selama periode Agustus 2025 hingga Agustus 2026, Bank Sumut mencatat 162 kegiatan literasi keuangan. Kegiatan itu berlangsung melalui kolaborasi dengan 143 sekolah dan dukungan 68 unit kantor.

Program tersebut menjangkau 208 satuan pendidikan. Rinciannya, 77 sekolah dasar, 71 SMP, 51 SMA/SMK, serta 9 taman kanak-kanak atau sederajat.

Direktur Utama Bank Sumut Heru Mardiansyah menyebut apresiasi OJK sebagai dorongan memperkuat literasi keuangan sejak usia dini. Menurutnya, literasi keuangan tidak sekadar mengenalkan produk perbankan.

"Kami ingin pelajar tidak hanya mengenal perbankan, tetapi juga memahami pentingnya menabung, mengelola uang, serta memanfaatkan layanan keuangan digital secara bertanggung jawab," ujar Heru.

Literasi Keuangan Sumut Lampaui Rata-Rata Nasional

Kepala OJK Provinsi Sumatera Utara Triyoga Laksito menyampaikan penghargaan Bank Goes to School merupakan bagian dari penilaian OJK atas pelaksanaan program literasi keuangan sepanjang 2025. Literasi disebutnya sebagai mandat penting bagi seluruh pelaku industri jasa keuangan.

"Lembaga jasa keuangan tidak hanya memberikan layanan kepada masyarakat, tetapi juga memiliki kewajiban menjalankan program literasi dan edukasi agar produk keuangan dipahami serta dimanfaatkan secara tepat," katanya.

Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 menunjukkan tingkat literasi keuangan masyarakat Sumatera Utara mencapai 71,57%. Angka itu melampaui rata-rata nasional yang berada di 69,57%.

Triyoga menilai capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi berkelanjutan antara OJK dan industri jasa keuangan. OJK akan terus memantau perkembangan indeks literasi dan inklusi keuangan sebagai indikator efektivitas program literasi di daerah.

Program Literasi Bakal Diperluas

Heru menegaskan program literasi akan terus diperluas melalui sinergi dengan OJK, pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan. Peningkatan literasi keuangan dinilainya sebagai investasi jangka panjang.

Tujuannya membentuk masyarakat yang lebih cakap mengambil keputusan finansial. Bank Sumut belum menyebut target jumlah sekolah yang akan disasar pada periode berikutnya.

Follow inisumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: waspada.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks