Pencarian

PLN Gelar RUPS 2026, Darmawan Prasodjo Kembali Nahkodai Direksi dengan Tambahan Satu Wakil Direktur Utama

Jumat, 19 Juni 2026 • 20:31:31 WIB
PLN Gelar RUPS 2026, Darmawan Prasodjo Kembali Nahkodai Direksi dengan Tambahan Satu Wakil Direktur Utama
Darmawan Prasodjo kembali menjabat Direktur Utama PLN dalam RUPS 2026.

SUMATERA UTARA — Keputusan ini merupakan bagian dari strategi penguatan tata kelola perusahaan di tengah tekanan transformasi sektor ketenagalistrikan yang kian dinamis. PLN tengah mengejar target ambisius transisi energi nasional, termasuk pensiun dini pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dan peningkatan bauran energi baru terbarukan (EBT).

Susunan Direksi Baru: Ada Wadirut Pertama

Dalam struktur anyar ini, Darmawan Prasodjo tetap memegang kendali utama. Ia didampingi oleh Yusuf Didi Setiarto yang ditunjuk sebagai Wakil Direktur Utama—posisi yang sebelumnya tidak ada di struktur organisasi PLN.

Secara lengkap, jajaran direksi yang kini mengemban amanah adalah:

  • Direktur Utama: Darmawan Prasodjo
  • Wakil Direktur Utama: Yusuf Didi Setiarto
  • Direktur Legal dan Manajemen Human Capital: Nurlely Aman
  • Direktur Keuangan: Sulistyo Biantoro
  • Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis: Rakhmad Dewanto Haris J.
  • Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan: Suroso Isnandar
  • Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan: Edwin Nugraha Putra
  • Direktur Retail dan Niaga: M. Fahrur Rozy
  • Direktur Manajemen Risiko: Denny Triyanto
  • Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem: Daniel Karmel Fernando Tampubolon
  • Direktur Manajemen Pembangkitan: Rizal Calvary Marimbo
  • Direktur Distribusi: Arsyadany G. Akmalaputri

Apresiasi untuk Direksi Lama, Harapan untuk yang Baru

Dalam keterangan resmi yang diterima redaksi, manajemen PLN menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para direksi yang telah mengakhiri masa tugas. Mereka dinilai telah berkontribusi dalam mendorong transformasi perusahaan, memperkuat kinerja korporasi, serta meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan.

“Pengalaman, kompetensi, dan kepemimpinan yang dimiliki para direksi baru akan semakin memperkuat langkah PLN dalam menjalankan mandat penyediaan tenaga listrik yang andal, berkelanjutan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tulis manajemen PLN dalam pernyataannya.

Kehadiran Wakil Direktur Utama diyakini menjadi jawaban atas kompleksitas tantangan yang dihadapi PLN ke depan. Mulai dari efisiensi operasional, pengelolaan utang, hingga percepatan proyek-proyek strategis nasional seperti jaringan transmisi dan elektrifikasi daerah terpencil.

Target Transisi Energi di Pundak Direksi Baru

RUPS kali ini menjadi sinyal bahwa pemerintah selaku pemegang saham ingin memastikan kesinambungan kepemimpinan di tengah agenda besar transisi energi. PLN dituntut tidak hanya menjaga keandalan pasokan listrik, tetapi juga menekan emisi karbon melalui pengembangan pembangkit hijau.

Dengan komposisi direksi yang diperkuat, langkah awal yang dinanti adalah realisasi proyek-proyek energi baru terbarukan yang selama ini masih berjalan di bawah target. Publik dan investor akan mengawal konsistensi PLN dalam menyeimbangkan misi bisnis dengan mandat pelayanan publik. (*)

Bagikan
Sumber: tambang.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks