MEDAN — Utusan DPW HARI Sumut menyerahkan langsung surat permohonan pergantian Zakky Shahri ke kantor DPP Partai Gerindra di Jakarta Selatan. Langkah tersebut menyusul aksi serupa yang sebelumnya digelar di kantor DPD Gerindra Sumatera Utara.
Ketua DPW HARI Sumut Khairuddin Hasibuan menyebut permohonan itu sebagai penyampaian aspirasi masyarakat, bukan sekadar manuver organisasi. Menurutnya, ada keberatan warga atas dugaan perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan kader Gerindra tersebut.
Persoalan etika menjadi dasar utama permohonan. Khairuddin menilai seorang pimpinan DPRD seharusnya menjunjung tinggi tanggung jawab moral karena posisinya menyangkut kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.
Dugaan perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan Zakky Shahri dalam kapasitas sebagai Ketua DPRD Deli Serdang disebut HARI Sumut sebagai bagian dari fakta yang sudah dirangkum dalam surat. Organisasi itu meminta DPP menelaah seluruh alasan secara objektif.
"Apa yang kami lakukan ini sesungguhnya menjadi pengingat bagi Partai Gerindra di pusat maupun di daerah. Ada suara rakyat yang menyampaikan keberatan atas dugaan perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan kadernya dalam kapasitas sebagai Ketua DPRD Kabupaten Deli Serdang," ujar Khairuddin.
HARI Sumut juga mengaitkan permohonan itu dengan posisi Partai Gerindra sebagai pengawal program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto di daerah. Perilaku kader yang menduduki jabatan publik dinilai harus sejalan dengan semangat perjuangan partai.
Khairuddin menyebut etika kepemimpinan yang longgar berpotensi menggerus kepercayaan warga, baik kepada DPRD Deli Serdang maupun kepada Gerindra sebagai partai pengusung. Karena itu, evaluasi dinilai mendesak, bukan sekadar formalitas.
"Seluruh alasan dan fakta yang menjadi dasar permohonan sudah kami sampaikan dalam surat tersebut. Bahkan, kami juga sudah melakukan aksi di kantor DPD Gerindra Sumut. Maka, kami berharap DPP Partai Gerindra dapat menelaahnya secara objektif dan memberikan jawaban dalam waktu dekat," katanya.
DPW HARI Sumut berharap DPP Partai Gerindra menjawab permohonan tersebut dalam waktu dekat. Organisasi itu menegaskan tidak akan berhenti mendorong evaluasi selama aspirasi warga belum mendapat respons.
Hingga surat diserahkan, belum ada pernyataan resmi dari DPP Partai Gerindra maupun dari Zakky Shahri terkait permohonan pergantian tersebut. HARI Sumut menyatakan akan memantau perkembangan telaah partai atas seluruh fakta yang dilampirkan.