SUMATERA UTARA — Kuliner Indonesia menempati peringkat keenam dalam daftar destinasi kuliner terbaik dunia 2026 versi Condé Nast Traveller, dengan skor 95,87 persen. Posisi itu membawa Indonesia di atas Spanyol (95,48 persen) dan Thailand (95,31 persen) dalam pemeringkatan yang dipublikasikan Time Out. Penilaian berasal dari survei pembaca 2026 Readers' Choice Awards yang berlangsung 1 April hingga 30 Juni 2026.
Italia memuncaki daftar dengan skor 96,92 persen, diikuti Yunani 96,72 persen dan Portugal 96,57 persen. Jepang menempati urutan keempat dengan 96,00 persen, sementara Turki berada di posisi kelima.
Bagi traveler yang sedang menyusun rencana liburan, hasil survei ini bisa jadi pertimbangan awal. Kuliner kerap menjadi alasan utama seseorang memilih destinasi, bukan sekadar pelengkap itinerary.
Indonesia meraih 95,87 persen dari skala lima poin yang dikonversi ke persentase. Angka itu unggul tipis dari Spanyol dan Thailand yang melengkapi posisi tujuh dan delapan.
Kroasia menutup sepuluh besar dengan 94,39 persen, disusul Afrika Selatan 94,26 persen. Selisih antarskor teratas tergolong tipis, berkisar di bawah dua persen.
Keberagaman masakan Nusantara disebut sebagai kekuatan utama Indonesia. Penggunaan rempah-rempah, bahan pangan lokal, dan metode pengolahan warisan antargenerasi menghasilkan cita rasa khas di tiap daerah.
Rendang asal Sumatera Barat menjadi hidangan yang paling dikenal mancanegara. Nasi goreng, sate, dan aneka olahan ikan melengkapi gambaran kekayaan kuliner dari barat hingga timur Indonesia.
Sajian-sajian itu tidak berhenti pada pengalaman bersantap. Setiap hidangan membawa tradisi dan identitas budaya masyarakat setempat yang diperkenalkan ke wisatawan.
Italia mengandalkan pizza Napoli, cannoli dari Sisilia, dan risotto khas Milan. Yunani dikenal lewat masakan tradisional serta hidangan lautnya.
Portugal menawarkan aneka makanan laut dan pastel de nata, kue berisi krim telur. Jepang menarik perhatian melalui ragam masakan tradisional dan restoran ternama, sedangkan Turki punya kebab dan baklava.
Kalau ingin mencicipi langsung, mulailah dari daerah asal hidangannya. Rendang paling tepat dinikmati di Sumatera Barat, sementara olahan ikan segar tersebar di wilayah pesisir timur dan barat.
Datang ke warung lokal pada jam makan utama, biasanya sekitar pukul 11.00–13.00 atau 18.00–20.00, saat bahan masih segar. Untuk harga dan jam buka spesifik tiap rumah makan, informasi terkini dapat dikonfirmasi via dinas pariwisata setempat.
Posisi Indonesia di enam besar memperlihatkan besarnya potensi kuliner Nusantara sebagai daya tarik wisata internasional. Mencicipi makanan khas pun menjadi bagian penting dalam perjalanan, sekaligus jalan memperkenalkan budaya Indonesia ke dunia.