SUMATERA UTARA — TechRadar merangkum 11 laptop Windows 11 terbaik yang lulus uji ketat sepanjang 2026, masing-masing meraih skor minimal empat dari lima bintang. Daftarnya mencakup ASUS Zenbook A16, HP OmniBook 7 Aero, hingga Samsung Galaxy Book6 Ultra yang disebut berpotensi menyaingi MacBook. Pilihan ini cocok untuk beragam kebutuhan dan kantong, dari pekerja mobile sampai pengguna yang butuh performa berat.
Penilaian TechRadar menyaring setiap model lewat pengujian menyeluruh, lalu hanya meloloskan unit dengan nilai empat bintang ke atas. Tombol View Details di tiap kartu produk menampilkan ringkasan kelebihan dan kekurangan, plus tautan ke ulasan lengkapnya.
Katalog ini menyasar spektrum pengguna yang lebar. Ada opsi ramah kantong untuk mobilitas tinggi, ada pula mesin bertenaga bagi yang siap merogoh kocek lebih dalam.
Bobotnya sangat ringan dan ramping, layarnya cerah serta tajam. Keyboard dan touchpad terasa memuaskan, dan daya tahan baterainya tergolong unggul.
Catatan minusnya: performa grafis lemah, kipas agak berisik, dan nilai jualnya kalah dari beberapa rival sekelas.
Konstruksi terasa kokoh dan premium, layar tajam dan cerah, serta keyboard nyaman dipakai. Sayangnya hanya mengandalkan grafis terintegrasi.
Portabilitas dan kelincahannya kurang memuaskan, dan ada rival dengan harga lebih bersaing.
Desainnya ramping dan solid dengan performa menyeluruh yang mumpuni serta layar berkualitas. Namun harganya mahal di sejumlah wilayah, posisi port kurang praktis, dan keyboard terasa agak keras.
Perangkat keras dan performanya luar biasa, desainnya bersih, dan daya tahan baterai fenomenal untuk chip Intel. Layar OLED 3K nyaris tanpa bezel jadi daya tarik tersendiri.
Kekurangannya: hanya menyediakan tiga port Thunderbolt 4 USB-C, dan harganya sangat mahal.
Ramping dan ringan luar biasa dengan performa mengesankan plus keyboard yang nyaman. Layarnya sedikit kurang terang, berisik saat beban tinggi, dan banderolnya tidak murah.
TechRadar menyebut laptop ini "ideal for those who work on the go" berkat performa solid dan bodi ramping dengan port melimpah.
Performa di luar dugaan untuk ukurannya, pilihan port bagus, dan webcam dilengkapi penutup privasi fisik. Kekurangannya: posisi port USB-C bisa lebih baik, travel keyboard pendek, dan baterai agak mengecewakan.
Desain ultra-tipis dengan build premium, layar sentuh dan stylus berkualitas, serta performa menyeluruh yang baik. Fitur touchpad-nya berguna.
Masalahnya: touchpad kerap salah baca, panas dan berisik bahkan saat beban sedang, tanpa GPU khusus, plus layar terlalu redup dan reflektif.
Desainnya memukau dengan layar besar yang memanjakan mata dan performa grafis yang lumayan. Bobotnya bukan yang paling ringan, port minim, dan tombol keyboard terasa berat.
Kualitas build brilian, ultra tipis, dan baterai tahan lama. Namun panas saat ditekan, tekanan tombol agak berat, dan jumlah port lebih sedikit dari rival.
Penguji TechRadar menyebutnya "a gorgeously designed thin and light laptop with a stunning screen and some of the most powerful components you can buy right now", dan menilainya sebagai kandidat pembunuh MacBook.
Desain premium, performa fantastis, dan baterai awet jadi andalan. Tapi harganya sangat mahal, hanya tersedia ukuran 16 inci, dan bisa panas saat beban tinggi.
Redesainnya dinilai sangat baik dengan performa mumpuni, dan versi OLED tampil memukau. Kekurangannya cuma tiga port USB-C dan Windows 11 terasa bloatware, plus belum ada aplikasi AI yang benar-benar wajib.
Bagi pengguna mobile, HP OmniBook 7 Aero dan ASUS Zenbook A16 masuk radar. Untuk kebutuhan berat dan budget besar, Samsung Galaxy Book6 Ultra layak dipertimbangkan.
Catatan penting: kartu produk yang tampil menyesuaikan wilayah pembaca, jadi ketersediaan tiap model bisa berbeda tergantung negara.