TEBING TINGGI — Apel gelar pasukan yang berlangsung di Lapangan Sri Mersing itu diikuti personel Polres Tebing Tinggi, Subdenpom Tebing Tinggi, Yon B Sat Brimob Polda Sumatera Utara, BPBD, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Pemadam Kebakaran, serta perwakilan Kodim 0204/DS. Wakapolres Tebing Tinggi Kompol M Haris Sihite turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Hotmartua menyebut apel kesiapsiagaan sebagai bentuk komitmen bersama untuk meningkatkan kesiapan menghadapi berbagai potensi bencana, seperti banjir, angin puting beliung, tanah longsor, pohon tumbang, serta bencana hidrometeorologi lainnya.
Dalam arahannya, Kapolres meminta seluruh peserta apel menjaga kesiapan fisik dan mental serta profesionalisme dalam pelaksanaan tugas penanganan bencana alam.
"Agar peserta apel senantiasa menjaga kesiapan fisik dan mental serta profesionalisme dalam pelaksanaan tugas penanganan bencana alam. Tingkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi cuaca dan potensi bencana di wilayah masing-masing," tegas Hotmartua.
Ia juga menginstruksikan personel agar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan mengedepankan sikap humanis, responsif, dan penuh tanggung jawab. Keselamatan personel disebutnya harus menjadi prioritas dalam setiap pelaksanaan tugas, tanpa mengurangi semangat pengabdian dalam melindungi masyarakat.
Hotmartua mengapresiasi Pemerintah Kota Tebing Tinggi, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai, unsur TNI-Polri, instansi terkait, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah bersinergi menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh pihak meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sebagai langkah pencegahan bencana. Upaya tersebut antara lain dilakukan dengan menjaga kebersihan saluran air dan tidak membuang sampah sembarangan guna mengurangi risiko banjir.
Melalui kegiatan ini, Polres Tebing Tinggi bersama TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait memperkuat koordinasi dalam penanggulangan bencana di wilayah Kota Tebing Tinggi dan Kabupaten Serdang Bedagai.