Wali Kota Medan Rico Waas Minta ICMI Muda Tak Berhenti di Pelantikan, Dorong Roadmap Kerja 3-9 Bulan

Penulis: Fajar  •  Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:46:31 WIB
Wali Kota Medan Rico Waas menyampaikan arahan kepada pengurus ICMI Muda Kota Medan yang baru dilantik.

MEDAN — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menilai pelantikan pengurus organisasi bukan garis finis, melainkan titik awal pekerjaan. Ia menyampaikan hal itu di hadapan jajaran Majelis Pimpinan Daerah (MPD) Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muda Kota Medan yang baru dilantik untuk periode 2026–2031.

Rico mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus, namun menekankan agar aktivitas organisasi tidak berputar pada rapat, spanduk, dan dokumentasi semata. Menurutnya, ukuran keberhasilan sebuah organisasi bukan kemeriahan acara pelantikan.

Roadmap Kerja 3, 6, hingga 9 Bulan

Wali kota meminta ICMI Muda Kota Medan menyusun rencana kerja terukur dalam rentang tiga, enam, hingga sembilan bulan. Dengan begitu, dalam satu tahun ke depan sudah ada capaian konkret yang dirasakan warga.

Ia menyebut sektor ketenagakerjaan, pendidikan, dan sosial sebagai bidang yang bisa menjadi prioritas. "ICMI Muda harus memiliki roadmap kerja yang terukur setiap 3, 6 hingga 9 bulan. Jadi dalam kurun waktu satu tahun ke depan, sudah ada capaian konkret yang dirasakan warga, apakah itu di sektor ketenagakerjaan, pendidikan atau sosial," kata Rico.

Menurut Rico, Kota Medan memiliki persoalan yang kompleks. ICMI Muda tidak perlu menjadi "pemadam kebakaran" untuk semua masalah sekaligus, tetapi harus mampu menentukan skala prioritas dan mengerjakannya secara terukur.

Ia juga mendorong organisasi itu mengambil peran dalam pembinaan generasi muda. Pendekatan edukatif dan keagamaan dinilai bisa dikemas lebih sesuai perkembangan zaman, misalnya lewat podcast dan konten kreatif.

"Selamat bekerja dan mengemban amanah. Saya berharap ICMI Muda Kota Medan di bawah kepemimpinan Pak Ramaddan bisa memberikan dampak nyata, baik jangka pendek, menengah, maupun panjang bagi masyarakat. Jangan habis dilantik lalu diam, tapi harus langsung bekerja dan mengimplementasikan gagasan untuk kemaslahatan masyarakat," ujarnya.

Pemerintah Kota Medan, lanjut Rico, membuka diri untuk berkoordinasi dan berdiskusi dengan ICMI Muda. "tentunya kami siap bekerja sama, berkoordinasi dan membuka diri untuk berdiskusi demi membangun kota yang lebih baik bersama ICMI Muda Kota Medan," pungkasnya.

Dua Program Unggulan Langsung Diluncurkan

Ketua MPD ICMI Muda Kota Medan Ramaddan menegaskan komitmennya menggerakkan seluruh potensi kepengurusan. Komposisi pengurus diisi berbagai latar belakang, mulai akademisi, pengusaha, teknokrat, hingga birokrat.

Keberagaman itu diharapkan melahirkan program yang tidak hanya bagus secara konsep, tetapi juga bisa dijalankan. "Kami tidak mungkin dapat bekerja sendiri, butuh dukungan dari seluruh pengurus, agar nantinya ICMI Muda memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat," ujar Ramaddan.

Pada kesempatan yang sama, ICMI Muda Kota Medan meluncurkan dua program unggulan. Pertama, Smart Service Medan, platform digital yang dirancang memfasilitasi sekaligus melatih masyarakat agar siap memasuki dunia kerja.

Kedua, program yang menyasar sektor usaha mikro. ICMI Muda Kota Medan menyalurkan bantuan UMKM bergulir berupa 21 unit gerobak dimsum dengan dukungan PT Pertamina. Program itu diharapkan membantu pelaku usaha sektor informal naik kelas menjadi wirausahawan mandiri.

Jabatan Strategis hingga Dukungan Lintas Pihak

Pelantikan tersebut turut dihadiri Ketua Presidium ICMI Muda Pusat H. Tumpal Pangabean dan Ketua ICMI Muda Sumatera Utara Ilham Suheri Situmorang. Hadir pula Owner RSU Bunda Thamrin Medan Hendra Wibowo beserta jajaran direksi dan manajemen rumah sakit.

Sejumlah pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan dan sejumlah undangan lain juga hadir. Dari dua program yang diluncurkan, pelantikan pengurus ICMI Muda Kota Medan menyisakan pekerjaan rumah yang sudah mulai dikerjakan.

Reporter: Fajar
Sumber: matabangsa.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top