PANYABUNGAN — Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Mandailing Natal Syail Lubis memastikan titik api hanya terbatas pada kabel di area atap gedung, bukan pada ruang pelayanan bank. Aliran listrik di gedung sempat dipadamkan sebagai langkah pengamanan sebelum petugas PLN melakukan perbaikan dan pemeriksaan instalasi.
Petugas Damkar bersama Satpol PP sudah berada di lokasi sejak laporan pertama masuk. Pantauan di tempat menunjukkan hanya bagian sudut atap yang terdampak, sementara empat petugas bank tetap berjaga di dalam gedung.
Syail Lubis menyatakan penanganan berjalan cepat sehingga tidak ada kerusakan yang meluas. Menurutnya, layanan perbankan di kantor cabang tersebut tetap berjalan normal usai insiden.
"Api sudah dikendalikan. Tidak ada kerusakan yang meluas maupun korban jiwa. Aktivitas pelayanan bank tetap aman," ujar Syail Lubis melalui pesan WhatsApp.
Dinas Kominfo Madina juga meminta media tidak membesar-besarkan peristiwa ini. Syail menilai pemberitaan berlebihan berpotensi menimbulkan kepanikan warga Panyabungan yang sempat mengira gedung bank terbakar.
Kabar kebakaran menyebar cepat setelah dua unit mobil Damkar terlihat melintas menuju lokasi sekitar pukul 11.25 WIB. Warga yang melihat kendaraan pemadam itu langsung menduga ada kebakaran besar di kawasan kantor bupati.
Kekhawatiran warga mereda setelah petugas memastikan sumber api hanya korsleting pada kabel listrik di bagian atap. Tidak ada asap tebal maupun kobaran api yang membesar ke bangunan utama.
PLN segera melakukan perbaikan serta pemeriksaan instalasi listrik di gedung tersebut. Langkah ini untuk memastikan tidak ada potensi gangguan susulan pada jaringan listrik di area kantor cabang bank milik Pemprov Sumatera Utara itu.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi soal penyebab pasti korsleting maupun estimasi kerugian. Pihak Bank Sumut Cabang Kantor Bupati Madina juga belum memberikan pernyataan terpisah mengenai insiden tersebut.