DELI SERDANG — PSMS Medan tampil dominan sejak menit awal melawan Persiku Kudus. Kombinasi umpan pendek dan pergerakan antarpemain membuat pertahanan Persiku kesulitan mengembangkan permainan sepanjang laga.
Phillerson membuka keunggulan pada menit keenam melalui tendangan bebas setelah Pramoedya dilanggar di depan kotak penalti. Sepakan kaki kirinya meluncur ke sudut gawang dan membawa tuan rumah unggul 1-0.
Enam menit berselang, Phillerson kembali mencatatkan namanya di papan skor. Ia memanfaatkan umpan Manahati Lestusen sebelum melepaskan tembakan kaki kanan yang bersarang di pojok kiri gawang Persiku.
PSMS semakin agresif menekan. Pada menit ke-19, Muhammad Ragil memperbesar keunggulan menjadi 3-0 setelah menerima umpan Manahati dan melepaskan tembakan ke tiang jauh yang tak mampu dihentikan kiper Rangga.
Dua menit berselang, Javi Siverio ikut mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari tendangan bebas Phillerson, Javi memenangkan duel udara dan mengarahkan sundulannya ke gawang Persiku.
Gol sempat diperiksa VAR, tetapi wasit Asep Yandi tetap mengesahkannya. Javi kembali mencetak gol pada menit ke-31 setelah mendapat umpan Irfan Jauhari di dalam kotak penalti, membawa PSMS menutup babak pertama dengan keunggulan 5-0.
Pada babak kedua, PSMS tetap mengontrol permainan. Javi ditarik keluar oleh pelatih Eko Purdjianto untuk menjaga kondisi fisiknya. Satu gol tambahan membuat PSMS akhirnya menang 6-0.
Eko meminta skuadnya tidak terlena dengan kemenangan besar tersebut. Menurutnya, tiga poin dari pertandingan kandang harus menjadi modal untuk menjaga konsistensi sepanjang kompetisi.
"Alhamdulillah, home pertama kita menang. Kita memang mau menang di pertandingan ini. Semua pemain saya ingatkan jangan berpuas diri, pertandingan masih panjang," kata Eko.
Pelatih PSMS itu juga menegaskan target timnya adalah terus meraih kemenangan pada setiap pertandingan.
"Kita butuh setiap match itu menang. Terima kasih kepada pemain dan seluruh tim. Match depannya kita berikan yang terbaik," ujarnya.
Mengenai keputusan menarik Javi, Eko menjelaskan kondisi sang striker harus dijaga karena sebelumnya bermain penuh selama 90 menit.
"Memang dari awal kita tahu Javi bermain 90 menit di pertandingan sebelumnya, jadi dia ada masalah di kaki. Jadi dia kita siapkan untuk pertandingan selanjutnya," jelas Eko.
Kemenangan ini menjadi modal PSMS Medan menghadapi laga berikutnya di Pegadaian Championship 2026/2027.