Bupati Asahan Boyong Satgas PRR Tinjau Jembatan dan Jalan Rusak Pascabanjir di Simpang Empat

Penulis: Ragil  •  Kamis, 17 September 2026 | 08:16:01 WIB

ASAHAN — Kunjungan Tim Satgas PRR Wilayah Sumatera Utara ke Asahan menjadi langkah awal identifikasi kebutuhan penanganan pascabencana. Pertemuan di Rumah Dinas Bupati Asahan dihadiri Forkopimda Kabupaten Asahan, Sekretaris Daerah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), serta Ketua Tim Satgas PRR Wilayah Sumatera Utara beserta rombongan.

Dalam forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Asahan memaparkan kondisi sejumlah fasilitas dan infrastruktur yang terdampak bencana. Pembahasan diarahkan pada langkah strategis untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi.

Penanganan Pascabanjir Sudah Mulai Dikerjakan

Taufik menyatakan sejumlah penanganan dan pembangunan pascabencana telah mulai dilakukan Pemkab Asahan. Pemerintah daerah, kata dia, terus berupaya mempercepat pemulihan, terutama terhadap dampak banjir yang mengganggu aktivitas masyarakat.

"Kami menyampaikan kepada Tim Satgas PRR bahwa beberapa aspek pembangunan dan penanganan pascabencana sudah mulai kita kerjakan. Pemerintah Kabupaten Asahan akan terus berupaya mempercepat penanganan, khususnya terhadap dampak banjir, agar masyarakat dapat segera kembali beraktivitas dengan normal," ujar Taufik.

Dia berharap dukungan dan sinergi pemerintah pusat dapat membantu mempercepat proses pemulihan di Kabupaten Asahan. Menurutnya, pemulihan harus diarahkan agar masyarakat kembali mendapatkan fasilitas dan lingkungan yang aman serta layak.

"Kami berharap melalui sinergi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah, seluruh kebutuhan penanganan pascabencana dapat segera ditindaklanjuti. Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat mendapatkan kembali fasilitas dan lingkungan yang aman serta layak," ungkapnya.

Satgas PRR Identifikasi Kebutuhan di Lokasi Terdampak

Kepala Koordinator Wilayah Sumatera Utara Satgas PRR, Brigjen TNI Fadjar Tjahjono, mengatakan kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi wilayah terdampak sekaligus mengidentifikasi kebutuhan penanganan di Kabupaten Asahan.

"Kami datang untuk melihat secara langsung kondisi dan dampak bencana yang terjadi di Kabupaten Asahan. Dari hasil diskusi dan pemaparan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Asahan, akan menjadi bahan bagi kami dalam melakukan koordinasi dan menyusun langkah percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi," ujar Fadjar.

Dia menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah agar penanganan pascabencana dapat dilakukan secara terpadu dan sesuai kebutuhan di lapangan.

"Kami berharap sinergi yang sudah terbangun dapat terus diperkuat. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, diharapkan proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Asahan dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.

Jalan Penghubung Antardusun Jadi Titik Tinjauan

Setelah pertemuan, Taufik bersama Tim Satgas PRR meninjau sejumlah lokasi yang terdampak bencana. Salah satunya ruas jalan yang menghubungkan Dusun VI menuju Dusun VII, Desa Sei Dua Hulu, Kecamatan Simpang Empat.

Peninjauan lapangan ini menjadi dasar bagi Satgas PRR untuk menyusun langkah percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi di Asahan. Koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah disebut menjadi kunci agar pemulihan berjalan sesuai kebutuhan warga di lapangan.

Reporter: Ragil
Sumber: bitvonline.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top