SUMATERA UTARA — Samsung Galaxy A18 4G resmi muncul di situs resmi Samsung Eropa, membawa chipset Exynos 1610 yang belum pernah dipakai di smartphone Samsung lain. Ponsel ini hadir dengan layar Super AMOLED 6,7 inci, baterai 5.000 mAh, dan janji update OS enam tahun hingga Oktober 2032. Kehadirannya menandai langkah Samsung memperluas lini A-series dengan chipset anyar di segmen menengah.
Samsung Galaxy A18 4G diumumkan tanpa gembar-gembor lewat situs resmi Samsung di sejumlah negara Eropa, termasuk Prancis, Norwegia, dan Swedia. Ponsel ini mengisi segmen menengah dengan kombinasi layar besar, baterai jumbo, dan dukungan perangkat lunak jangka panjang.
Yang paling menonjol dari perangkat ini adalah chipset Exynos 1610. Chip ini belum pernah muncul di smartphone Samsung lainnya, menjadikan Galaxy A18 4G sebagai perangkat pertama yang memakainya.
Exynos 1610 dikabarkan memiliki kode S5E8365 dan sempat muncul di database Geekbench. Dari hasil uji tersebut, perangkat ini mencetak skor 966 poin untuk single-core dan 2.421 poin untuk multi-core.
Konfigurasi CPU-nya terdiri dari 2 core berkecepatan 2,4 GHz dan 6 core 2,00 GHz. Susunan ini mirip dengan Exynos 1280 atau Exynos 1330 yang sudah dipakai di beberapa model Samsung sebelumnya.
Galaxy A18 4G mengusung layar Super AMOLED 6,7 inci dengan resolusi Full HD+ dan refresh rate 90 Hz. Untuk memori, tersedia opsi RAM hingga 6 GB dan storage internal hingga 256 GB.
Samsung masih menyediakan slot microSD untuk ekspansi penyimpanan. Sistem operasinya berjalan di One UI 9 berbasis Android 17, dengan komitmen enam tahun update OS dan security patch hingga Oktober 2032.
Di sisi belakang, ada kamera utama 50 MP yang ditemani kamera ultrawide 5 MP dan makro 2 MP. Sementara untuk selfie, Samsung menyematkan kamera depan 13 MP di bagian notch layar.
Baterainya berkapasitas 5.000 mAh dengan dukungan fast charging 25 W. Bodinya memiliki ketebalan 7,7 mm, bobot 196 gram, dan rating IP64 untuk ketahanan terhadap debu dan cipratan air.
Galaxy A18 4G akan tersedia dalam tiga pilihan warna: Black, Silver, dan Light Blue. Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari Samsung Indonesia mengenai jadwal peluncuran di pasar lokal.