KKLN Latih Belasan Anak Muda Tapanuli Tengah Transplantasi Terumbu Karang di Pantai Indah Pandan

Penulis: Saiful  •  Jumat, 11 September 2026 | 08:16:01 WIB
Peserta pelatihan transplantasi terumbu karang mengikuti pembekalan teknis di Pantai Indah Pandan, Tapanuli Tengah, Kamis (10/9/2026).

TAPANULI TENGAH — Kelompok Konservasi Laut Nusantara (KKLN), kelompok anak muda dampingan Bank Sampah Yamantab, menggelar pelatihan Transplantasi Terumbu Karang di Pantai Indah Pandan (PIP) Tapanuli Tengah, Kamis (10/9/2026). Kegiatan bertajuk Kolaborasi untuk Konservasi ini melibatkan belasan peserta dari kalangan muda di kawasan Pantai Barat Tapanuli Tengah.

Pelatihan didukung PT Agincourt Resources (PTAR) dan UPT Kawasan Konservasi Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumut. Peserta dibekali sejumlah materi teknis, mulai dari jenis media transplantasi hingga metode monitoring terumbu karang berkelanjutan.

Lebih dari 60 Persen Terumbu Karang Indonesia dalam Kondisi Buruk

Pelatihan ini berangkat dari data yang tidak menggembirakan. Dalam policy brief yang ditulis Doktor Beginer Subhan dan tim pada 2023 mengenai Upaya Meningkatkan Keberhasilan Rehabilitasi Terumbu Karang Berkelanjutan di Indonesia, disebutkan terumbu karang di Indonesia berada dalam kondisi memprihatinkan.

Lebih dari 60 persen terumbu karang Indonesia masuk kategori buruk dan sedang. Angka itu menjelaskan mengapa upaya rehabilitasi seperti yang dilakukan KKLN dinilai mendesak.

Materi Pelatihan: dari Media Transplantasi hingga Dokumentasi Bawah Laut

Para peserta tidak hanya mendapat teori. Materi yang diajarkan mencakup jenis media transplantasi, teknik transplantasi terumbu karang, teknik penyelaman yang benar, dokumentasi bawah laut, hingga metode monitoring terumbu karang yang berkelanjutan.

Kombinasi materi itu menyiapkan anggota KKLN untuk terlibat langsung dalam proses penanaman dan pemantauan terumbu karang di perairan Pantai Barat Tapanuli Tengah.

Rencana Penurunan Media Transplantasi pada 5 November 2026

Ketua KKLN Antonius Zebua menjelaskan kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman anggota KKLN tentang transplantasi terumbu karang. Rencananya pada 5 November 2026 akan dilakukan penurunan media transplantasi dan melakukan transplantasi terumbu karang bertepatan dengan peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional.

Jadwal tersebut menjadi kelanjutan dari pelatihan yang baru digelar. Setelah pembekalan teknis, anggota KKLN akan menerapkan langsung keterampilan yang diperoleh di lokasi yang sama.

Respons Peserta: Menambah Pengetahuan hingga Edukasi Transplantasi

Salah satu peserta yang juga mahasiswa Sekolah Tinggi Perikanan Sibolga mengaku pelatihan ini memberi pemahaman baru soal kondisi bawah laut Tapanuli Tengah.

"Kegiatan ini jadi menambah pengetahuan kami tentang dampak kerusakan terumbu karang dan mengedukasi kami tentang transplantasi terumbu karang," ujarnya.

Pelibatan anak muda dalam konservasi laut menjadi salah satu pendekatan KKLN. Dengan bekal teknis yang memadai, kelompok ini berharap upaya rehabilitasi terumbu karang di Pantai Barat Tapanuli Tengah bisa berjalan berkelanjutan, tidak berhenti di satu kegiatan saja.

Reporter: Saiful
Sumber: sumut.idntimes.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top