Bupati Padang Lawas Utara (Paluta) Reski Basyah Harahap mengingatkan seluruh aparatur pemerintah daerah untuk tidak takut bekerja dan mengambil keputusan, selama langkah tersebut sesuai aturan dan menjunjung integritas — pesan yang ia sampaikan saat syukuran HUT Kejaksaan RI ke-81 di Kantor Kejaksaan Negeri Paluta. Ia menekankan bahwa setiap anggaran daerah harus dikelola secara bertanggung jawab demi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat setempat.
Pesan Tegas Bupati kepada Jajaran Pemkab Paluta
Reski Basyah Harahap menegaskan bahwa keberanian bekerja harus berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap ketentuan hukum. Para aparatur diminta memahami regulasi sebelum memutuskan kebijakan, serta bertanggung jawab penuh dalam menggunakan kewenangan yang dimiliki.
"Jangan takut bekerja. Tetapi bekerjalah dengan benar. Pahami aturan, jaga integritas, jangan menyalahgunakan kewenangan," kata Reski dalam keterangan yang diterima, Kamis.
Menurut dia, aparatur yang bekerja sesuai prosedur tidak perlu khawatir menghadapi konsekuensi hukum. Justru yang perlu diwaspadai adalah penyalahgunaan wewenang yang berujung pada pelanggaran.
Keberanian dan Integritas: Dua Sisi yang Tidak Bisa Dipisahkan
Bagi Reski, aparatur yang berani mengambil keputusan tetap harus berpegang pada koridor hukum. Hal ini penting agar setiap kebijakan pemerintah benar-benar berorientasi pada kepentingan masyarakat, bukan kepentingan kelompok atau pribadi.
Ia menambahkan, pengelolaan anggaran daerah perlu dilakukan secara transparan dan penuh tanggung jawab. Setiap rupiah yang dibelanjakan harus memberikan dampak nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan warga.
Kepercayaan Publik Bergantung pada Integritas dan Keadilan
Pada kesempatan itu, Bupati menyoroti pentingnya membangun kepercayaan publik di tengah masyarakat. Menurutnya, kepercayaan tidak cukup dibangun berdasarkan kewenangan formal semata, melainkan harus dibuktikan lewat perilaku dan hasil kerja nyata.
"Kepercayaan tidak dibangun hanya dengan kewenangan. Kepercayaan dibangun dengan integritas, keteladanan, dan rasa keadilan yang benar-benar dirasakan masyarakat," ujarnya.
Reski mengapresiasi sinergi antara Pemkab Paluta dan Kejaksaan Negeri yang selama ini berjalan. Kolaborasi itu tidak hanya menyangkut penegakan hukum, tetapi juga mencakup pendampingan, upaya pencegahan, dan penguatan tata kelola pemerintahan.
Sinergi Forkopimda untuk Satu Tujuan Besar
Bupati menilai seluruh elemen pemerintahan — mulai dari eksekutif, legislatif, kepolisian, hingga kejaksaan — memiliki tujuan yang sama. Perbedaan tugas dan kewenangan tidak lantas membuat mereka bekerja sendiri-sendiri dalam pembangunan daerah.
"Tujuan kita sama, menjaga kepercayaan masyarakat dan memberikan yang terbaik bagi Padang Lawas Utara," tandas Reski.
Syukuran tersebut dihadiri sejumlah pejabat penting, antara lain Ketua DPRD Paluta Mula Rotua, Kapolres Paluta AKBP Dhery Fajar Iandono, Kajari Paluta Muhammad Junaedi, Sekda Paluta Dr. Patua Rahmad Syukur P. Hasibuan, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan undangan lainnya.