MEDAN — Produk UMKM binaan dari seluruh kelurahan dan kecamatan di Kota Medan kini memiliki jalur resmi untuk tampil di Galeri Dekranasda Mustika Deli. Caranya lewat kurasi berjenjang yang memastikan setiap produk yang dipajang telah melewati seleksi ketat di tingkat bawah. Ketua TP PKK Kota Medan, Airin Rico Waas, menyampaikan hal tersebut dalam Pertemuan Bulanan TP PKK Kota Medan yang digelar baru-baru ini.
Kurasi ini bukan sekadar pameran. Airin menyebut prosesnya dirancang untuk memetakan potensi UMKM hingga ke pelosok kelurahan. Produk yang lolos seleksi di tingkat kelurahan akan naik ke penilaian kecamatan, lalu berakhir di kurasi akhir tingkat kota. Produk yang dinyatakan layak selanjutnya dipajang di Galeri Mustika Deli.
Proses seleksi dimulai dari bawah, yakni di tingkat kelurahan. Setiap kelurahan diminta mengirimkan produk UMKM unggulan dari warganya. Setelah itu, dilakukan penilaian di tingkat kecamatan untuk menyaring produk terbaik dari sejumlah kelurahan.
Tahap akhir berlangsung di tingkat Kota Medan. Di sinilah kurator menentukan produk mana yang pantas menghuni Galeri Dekranasda Mustika Deli. Dengan begitu, tidak ada produk UMKM potensial yang terlewat hanya karena tidak dikenal luas.
Airin Rico Waas menegaskan bahwa kurasi dilakukan secara berjenjang agar kualitas produk benar-benar teruji. Ia juga mendorong setiap kelurahan dan kecamatan untuk aktif mengirimkan produk binaannya. "Produk yang masuk ke galeri nantinya menjadi wajah UMKM Medan," ujarnya dalam pertemuan itu.
Galeri Dekranasda Mustika Deli sendiri berfungsi sebagai etalase produk kerajinan dan kuliner khas daerah. Dengan adanya kurasi berjenjang, galeri ini diharapkan tidak hanya menampilkan produk dari sentra UMKM yang sudah dikenal, tetapi juga menjaring karya terbaik dari tingkat bawah.
Bagi pelaku UMKM, sistem ini membuka peluang promosi yang lebih luas tanpa harus memiliki koneksi langsung ke pengelola galeri. Produk yang tampil di Mustika Deli berpotensi dikenal pengunjung dari berbagai daerah, termasuk wisatawan.
Dorongan ini juga sejalan dengan upaya Pemkot Medan memperkuat ekonomi lokal. UMKM yang produknya terkurasi diharapkan bisa meningkatkan volume penjualan dan membuka akses ke pasar yang lebih besar. Dengan kurasi dari kelurahan hingga kecamatan, setiap wilayah punya kesempatan yang sama untuk menunjukkan produk terbaiknya.