Aktivitas Gunung Sinabung Meningkat, Pemkab Karo Tutup Sementara Objek Wisata Danau Lau Kawar

Penulis: Fajar  •  Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:46:32 WIB
Petugas memantau aktivitas Gunung Sinabung yang terpantau meningkat di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

KARO — Aktivitas Gunung Sinabung yang meningkat dalam beberapa waktu terakhir berdampak langsung pada sektor pariwisata di Kabupaten Karo. Pemkab Karo memutuskan menutup sementara objek wisata Danau Lau Kawar untuk mengantisipasi potensi bahaya erupsi.

Keputusan ini diambil setelah petugas Vulkanologi Gunung Sinabung mencatat kemunculan sejumlah kegempaan di sekitar gunung api tersebut. Kondisi cuaca di sekitar gunung terpantau cerah, berawan, mendung hingga hujan dengan angin bertiup lemah ke arah timur dan tenggara.

Dua Gempa Vulkanik dan Empat Gempa Tektonik Terpantau

Berdasarkan catatan petugas, terjadi dua kali gempa vulkanik dengan amplitudo 4 milimeter dan durasi 10-11 detik. Selain itu, terpantau pula empat kali gempa tektonik dengan amplitudo 3-13 milimeter serta durasi yang lebih panjang, mencapai 53-230 detik.

Secara visual, asap kawah bertekanan lemah terlihat berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang. Ketinggian asap mencapai sekitar 50-300 meter di atas puncak kawah, dengan suhu udara berkisar 15-26 derajat Celsius.

Radius Aman 3 Kilometer dari Puncak

Status Gunung Sinabung saat ini berada pada Level II atau Waspada. Petugas merekomendasikan masyarakat dan wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas di desa-desa yang telah direlokasi.

Larangan juga berlaku untuk memasuki wilayah dalam radius 3 kilometer dari puncak Gunung Sinabung. Untuk sektor selatan-tenggara, radius bahaya diperluas menjadi 4,5 kilometer.

Warga Diimbau Waspada Potensi Lahar

Warga yang tinggal di sekitar sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung diminta tetap waspada terhadap potensi bahaya lahar. Hal ini menjadi perhatian serius karena aktivitas gunung api dapat berubah sewaktu-waktu.

Pemerintah Kabupaten Karo diminta terus berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi serta Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung untuk memantau perkembangan situasi.

Reporter: Fajar
Sumber: digtara.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top