Drone Ukraina Hantam 66 Target Rusia, Gudang Ozon dan Jet MiG-29 Ludes

Penulis: Sutomo  •  Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:47:31 WIB
Drone Ukraina dilaporkan menghantam 66 target di wilayah Rusia dan wilayah pendudukan, termasuk gudang Ozon dan jet tempur MiG-29.

SUMATERA UTARA — Serangan udara yang diklaim dilakukan unit drone Ukraina ini menyasar titik-titik vital Rusia secara simultan. Komandan Pasukan Sistem Drone Ukraina, Robert Madyar Brovdi, melaporkan operasi tersebut berhasil menimbulkan kerusakan pada berbagai aset penting, mulai dari infrastruktur logistik hingga sistem radar pertahanan.

Gudang Ozon dan Jet Tempur Jadi Korban

Sebanyak tiga gudang milik raksasa e-commerce Rusia, Ozon, dilaporkan menjadi sasaran utama dalam operasi Senin malam. Brovdi membenarkan fasilitas logistik tersebut terkena serangan, namun ia tidak merinci tingkat kerusakan atau nilai kerugian yang ditimbulkan.

Di wilayah Dolotinka, Rostov, Ukraina mengklaim berhasil menghancurkan sebuah jet tempur MiG-29 milik Rusia. Kehilangan pesawat tempur ini menambah daftar panjang kerugian peralatan militer Rusia di tengah konflik yang berkepanjangan.

Empat Radar Pertahanan Rusia Dilumpuhkan

Operasi ini juga menargetkan sistem pertahanan dan pengawasan udara Rusia. Menurut laporan Brovdi, sedikitnya empat sistem radar berhasil dihancurkan dalam serangan tersebut. Dua di antaranya adalah sistem radar Kasta-2E2 dan satu sistem Nebo-SV yang berlokasi di wilayah Rostov.

Satu sistem radar ST-68 lainnya juga dilaporkan diserang di Rozdolne, wilayah Crimea yang diduduki Rusia. Jika laporan ini terkonfirmasi, hancurnya sistem radar ini akan membutakan mata-mata elektronik Rusia di kawasan tersebut, menyulitkan mereka mendeteksi pergerakan udara Ukraina.

Pangkalan Pasukan Khusus dan Infrastruktur Energi Diserang

Unit drone Ukraina juga mengklaim telah menghancurkan sebuah pangkalan pasukan khusus SOBR di Desa Strilkove, wilayah Kherson yang berada di bawah pendudukan Rusia. Selain itu, fasilitas energi dan depot bahan bakar Rusia turut menjadi sasaran dalam gelombang serangan ini.

Serangan terhadap infrastruktur energi dan depot bahan bakar ini merupakan bagian dari strategi Ukraina untuk melemahkan logistik dan mobilitas pasukan Rusia di garis depan. Gangguan pasokan bahan bakar dapat memperlambat pergerakan kendaraan militer dan penerbangan Rusia.

Operasi drone skala besar ini menegaskan kemampuan Ukraina untuk melakukan serangan jauh ke dalam wilayah Rusia dan wilayah pendudukan. Meski belum ada konfirmasi resmi dari Kementerian Pertahanan Rusia, rentetan serangan ini menunjukkan eskalasi baru dalam perang drone yang semakin menentukan jalannya konflik.

Reporter: Sutomo
Sumber: akurat.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top