Gubsu Bobby Nasution Terima Pendataan Langsung Sensus Ekonomi 2026 di Medan, Minta Pelaku Usaha Isi Data dengan Benar

Penulis: Yasir  •  Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:07:02 WIB
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menerima petugas Sensus Ekonomi 2026 di ruang kerjanya di Medan, Jumat (21/8/2026).

Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menerima kunjungan petugas Sensus Ekonomi 2026 di ruang kerjanya, Jumat (21/8/2026). Orang nomor satu di Pemprov Sumut itu meminta masyarakat dan pelaku usaha memberikan data yang akurat untuk memastikan kebijakan pembangunan ke depan tepat sasaran.

MEDAN — Pendataan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung serentak sejak 15 Juni lalu kini menyasar pejabat publik. Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menjadi salah satu responden yang didatangi langsung petugas di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Jumat (21/8/2026).

Dalam kunjungan itu, petugas lapangan Muhammad Riza Fakhrulrizqi menggali sejumlah informasi dari Bobby Nasution. Pertanyaan yang diajukan meliputi identitas anggota keluarga, pekerjaan utama, kondisi tempat tinggal, hingga kepemilikan usaha.

Bobby Nasution menyambut baik pelaksanaan sensus yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) ini. Menurut dia, partisipasi aktif masyarakat menentukan kualitas data yang dihasilkan.

“Kami berharap agar masyarakat menyambut sensus ekonomi ini, dan memberikan informasi yang dibutuhkan,” kata Bobby Nasution.

Data Jadi Pijakan Kebijakan Pembangunan Sumut

Kepala BPS Sumut Asim Saputra menjelaskan, Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum penting untuk memotret kondisi dan perkembangan dunia usaha secara menyeluruh. Pendataan ini tidak hanya menyasar perusahaan besar, tetapi juga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh kabupaten/kota.

“Data yang dikumpulkan akan memberikan gambaran mengenai struktur, karakteristik, aktivitas, serta perkembangan berbagai kegiatan usaha di Indonesia, termasuk di Provinsi Sumut,” ujar Asim Saputra.

Hasil sensus ini nantinya menjadi pijakan strategis bagi pemerintah pusat maupun daerah dalam memetakan struktur usaha dan UMKM. Dengan data yang akurat, kebijakan pembangunan nasional dan daerah diharapkan lebih tepat sasaran.

Jaminan Kerahasiaan Data Responden

Asim Saputra menegaskan, seluruh data yang diberikan masyarakat kepada petugas dijamin keamanan dan kerahasiaannya. Perlindungan ini diatur dalam undang-undang statistik yang berlaku.

Ia menambahkan, Sensus Ekonomi 2026 akan berlangsung hingga 31 Agustus 2026. Masyarakat yang kedatangan petugas diminta menyambut baik dan memberikan informasi yang dibutuhkan secara jujur.

Partisipasi aktif pelaku usaha dan warga Sumut dinilai krusial untuk menghasilkan data ekonomi yang lengkap. Data tersebut akan menjadi dasar perencanaan pembangunan ekonomi yang lebih terarah di masa mendatang.

Reporter: Yasir
Sumber: aktualonline.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top